Rizky Pora, Si Raja Umpan di Pentas Liga 1

Sejak bergulir pada 2017, Liga 1 menjadi kompetisi elite yang digelar di Indonesia. Kompetisi paling bergengsi Tanah Air itu ternyata mampu ditaklukkan oleh Rizky Pora yang berhasil menahbiskan diri sebagai ‘Raja Assist Liga 1’.

Gelar tersebut diraih Rizky Pora dengan mengacu pada catatan assist yang diberikannya sejak Liga 1 2017 sampai pekan ke-10 musim 2019. Pemain asli Ternate itu berhasil mengalahkan para pemain asing yang malang melintang dalam tiga musim terakhir.

Sampai pekan ke-10 Shopee Liga 1 2019, Rizky Pora sudah mengemas 22 assist di kompetisi elite Indonesia tersebut. Rinciannya adalah mencetak tujuh assist pada 2017, 10 assist pada 2018, dan sementara itu mencetak lima assit pada 2019.

Catatan Rizky Pora berhasil mengungguli pencapaian Boaz Solossa (Persipura Jayapura) sebagai pemain lokal yang juga andal mencetak assist.

Jika diakumulasikan sejak 2017, sampai saat ini Boaz sudah mengemas 19 assist. Rinciannya adalah 13 pada 2017, 5 pada 2018, dan sejauh ini baru 1 di musim 2019.

Jumlah assist yang dimiliki Rizky Pora musim ini tak mengherankan karena dirinya menjadi nyawa dari serangan Barito Putera. Selain mencetak assist, pelanggan Timnas Indonesia itu juga bisa diandalkan untuk mencetak gol.

Sayang, penampilan apik Rizky Pora tak sejalan dengan kiprah Barito Putera di Shopee Liga 1 2019. Laskar Antasari saat ini masih berada di zona merah yakni peringkat ke-16 dengan raihan delapan poin.

Bersaing dengan Legiun Asing

Dengan Shopee Liga 1 2019 yang baru berjalan selama 10 pekan, peluang Rizky Pora untuk kembali menjadi Raja Assist masih terbuka lebar. Namun, persaingan saat ini diprediksi akan lebih sulit dari musim sebelumnya,

Rizky Pora sudah mengemas lima assist dalam 10 laga yang dimainkannya bersama Barito Putera. Ternyata, jumlah yang sama juga dibukukan bomber Tira Persikabo, Ciro Alves.

Persaingan bakal semakin ketat karena terhitung ada empat pemain lainnya yang hanya berjarak 1 assist dari dua nama tersebut. Mereka adalah Flavio Beck (Bhayangkara FC), Manuchekhr Jalilov (Persebaya Surabaya), Brian Ferreira (PSS Sleman) dan Ruben Sanadi (Persebaya Surabaya)