Dejan Antonic Puji Kinerja Andik Vermansah dan Satria Tama

Madura United kembali ke jalur yang tepat setelah mengalahkan Arema FC 1-0 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (20/7/2019). Sebelumnya, mereka sempat goyah akibat hasil imbang 2-2 kontra Tira Persikabo dan kalah 0-1 dari Persipura.

Bagi pelatih Madura United, Dejan Antonic, hasil positif saat menjamu Arema itu dianggap sebagai momentum kebangkitan timnya dalam menuju gelar Liga 1 2019. Momentum kebangkitan itu semakin lengkap dengan kembalinya empat pemain yang sebelumnya absen, yakni Greg Nwokolo, Jaimerson Xavier, Andik Vermansyah, dan Satria Tama.

“Andik dan Tama bisa menjalankan kepercayaan yang diberikan pelatih dengan sangat baik. Tidak mudah bagi dua pemain tersebut karena baru menjalani perawatan cedera bagi Andik dan lama tidak bermain bagi Satria Tama (timnas dan ayahnya meninggal),” tutur Dejan.

Bagi Tama, di momen debutnya di Liga 1 musim ini juga terasa spesial. Ia suskes menjaga gawang Madura dengan baik pascaditinggal ayahnya.

“Saya biasanya mendapatkan support dari ayah dan ibu sebelum pertandingan. Saya biasa menelpon beliau dan saya selalu minta dukungan dan doanya. Selesai pertandingan saya sering meminta evaluasi dari ayah saya terhadap permainan saya, tapi kemarin sudah tidak bisa lagi mendapat wejengan tersebut,” ucap Tama.

Sementara itu, pelatih kiper Madura, Kurnia Sandy bangga akan ketangguhan Tama.

“Kami bangga Satria Tama bisa bermain sangat baik dan bermain dengan sangat tangguh hingga akhir pertandingan. Wajar jika dia mengekpresikan kesedihannya dengan menangis karena dia sangat dekat dengan ayahnya,” ujarnya.