Pelatih Timnas Indonesia Ungkap Alasan Susah Tidur Usai Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2022

Timnas Indonesia asuhan Simon McMenemy akan melakoni kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona AFC yang dimulai pada September mendatang.

Pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy mengaku susah tidur usai drawing kualifikasi Piala Dunia 2022.

Salah satu penyebab Simon McMenemy susah tidur adalah timnas Indonesia berada dalam satu grup dengan Malaysia.

Dilansir BolaStylo.com dari BolaSport.com, hasil drawing Kualifikasi Piala Dunia 2022 menempatkan Indonesia di Grup G.

Evan Dimas dkk tergabung bersama Malaysia, Thailand, Vietnam dan Uni Emirat Arab.

Setelah tahu Indonesia akan menjamu Malaysia di pertandingan awal, Simon McMenemy mengaku susah tidur.

“Berpikir seberapa jauh tim ini akan melangkah membuat jantung saya bergetar,” ucap Simon McMenemy.

“Setelah tahu akan menjamu Malaysia dan Thailand pada dua partai pembuka, itu membuat saya susah tidur,” ucapnya lagi.

Bukan karena takut akan kekuatan sepak bola negara tetangga, Simon memiliki alasan lain.

Pelatih berkebangsaan Skotlandia itu mengaku bersemangat dan sudah tak sabar memainkan laga tersebut.

“Saya menjadi bersemangat dan tidak sabar untuk memainkan pertandingan tersebut,” ujar Simon McMenemy.

Ia pun berharap semua komponen dapat berkontribusi memberikan dukungan untuk timnas Indonesia.

“Saya butuh semua komponen tim untuk bersatu mulai dari asisten pelatih, pelatih kiper hingga fisioterapi,” ujarnya lagi.

“Saya ingin menang dan kembali membuat para penggemar bangga akan tim nasional Indonesia,” imbuhnya.

Menilik kualitas lawan, Skuad Garuda bakal meladeni musuh yang sudah tidak asing lagi.

Malaysia, Thailand, dan Vietnam merupakan rival regional yang rutin bersua Indonesia di Piala AFF.

Hanya Uni Emirat Arab yang jarang bertemu dengan Indonesia di kancah internasional resmi.

Secara beruntun, timnas Indonesia dijadwalkan menjamu Malaysia (5/9/2019) dan Thailand (10/9/2019).

Kemudian, Skuad Garuda melakoni perjalanan tandang ke Uni Emirat Arab sebulan kemudian.