Tempuh 120 Km, Belasan Suporter Semangati Para Pemain Persis Solo

Sebelas suporter Persis Solo menyambangi para pemain tim kesayangan mereka di Gedung Diklat Kota Madiun, Rabu (17/7/2019) sore WIB. Mereka dengan hati tulus bertandang ke Madiun untuk memberikan suport dan motivasi bagi para pemain Persis Solo.

Para suporter itu dengan menggunakan mobil menempuh perjalanan sepanjang sekitar 120 km dari Kota Solo ke Kota Madiun. Mereka berangkat dari Solo sekitar pukul 12.00 WIB dan baru sampai di mes para pemain Laskar Sambernyawa di Madiun sekitar pukul 15.30 WIB.

Kedatangan para suporter ini disambut ramah oleh para pemain yang sore itu tengah berkumpul di aula gedung Diklat Kota Madiun. Satu per satu dari pemaian maupun suporter saling bersalaman.

Dalam forum itu, suasana hangat terasa. Para pemain yang ada di forum itu mengharapkan dukungan dari para suporter saat ada pertandingan. Tatapi, karena ada aksi boikot para suporter yang sampai saat ini masih berlangsung, di setiap pertandingan home di Stadion Wilis justru tidak ada suara bergemuruh dari tribun suporter.

Bahkan pada saat laga melawan Persik Kediri beberapa waktu lalu di Stadion Wilis, justru yang riuh dari suporter Persik Kediri. Di forum itu, para suporter juga menguatkan hati para pemain untuk tidak berkecil hati. Jangan merasa ditinggal suporter dalam setiap pertandingan.

“Teman-teman [para pemain Persis] itu ada di hatinya para suporter,” kata salah satu sesepuh suporter Persis Solo, Anwar Sanusi.

Anwar bersama sepuluh suporter lain yang datang ke Madiun hanya ingin bertemu dengan para pemain bukan manajemen. Anwar yang merupakan mantan Sekjen Pasoepati itu menyampaikan kedatangannya ke Madiun untuk membangkitkan semangat para pemain.

Menurutnya, saat ini para pemain sedang down dengan kondisi klub yang sedang berkonflik seperti sekarang. Padahal pada akhir pekan ini, Laskar Sambernyawa ini akan bertanding melawan Madura FC. Sehingga, bantuan moral dari suporter seperti ini dianggap penting.

“Biar teman-teman yang mau berangkat ke Madura mentalnya terangkat, semangatnya ada, dan bisa kompak. Sehingga bisa memenangkan pertandingan. Ini butuh suport secara langsung,” ujarnya.

Kedatangannya ini, lanjut Anwar, merupakan inisiatif dari para suporter dan tidak mengatasnamakan organisasi kelompok suporter. “Di laga away nanti. Tiga poin setiap pertandingam itu harga mati. Saya sampaikan suporter enggak ada masalah dengan pemain. Kita tetap satu kesatuan,” jelas Anwar.

Hal senada juga dikatakan suporter lain, Murisa Musanti Putri. Perempuan yang akrab dipanggil Icha menuturkan kedatangannya ke Madiun murni untuk bertemu dan mendukung para pemain Laskar Sambernyawa. “Saya tadi sampai enggak jualan karena datang ke sini. Tujuannya itu untuk memotivasi para pemain,” kata dia.

Di akhir pertemuan itu, mereka kemudian bergandengan tangan dan menyanyikan lagu kebanggan suporter Persis Solo, Satu Jiwa.