Persija Jakarta Hadapi PSM Makassar Peluang Steven Paulle Tampil Cukup Besar

Bek Persija Jakarta, Steven Paulle, berpeluang menghadapi PSM Makassar yang merupakan mantan klubnya pada final Piala Indonesia 2018.

Steven Paulle yang kini berseragam Persija Jakarta, mengaku tak pernah membayangkan bakal menghadapi PSM Makassarsebagai lawan

Pemain asal Prancis itu memang dipastikan absen pada legpertama di Jakarta.

Namun ia masih berpeluang ikut serta bersama Persija Jakartapada leg kedua di kandang PSM Makassar.

Persija Jakarta akan lebih dulu menjamu PSM di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (28/7/2019).

Kemudian PSM gantian menjamu Persija pada leg kedua di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (28/7/2019).

Dia memastikan akan mencurahkan segala kemampuannya jika mendapatkan kesempatan bermain melawan PSM.

“Tentu saya kini pemain Persija dan pasti akan memberikan 100 persen untuk tim saya,” kata Steven Paulle kepada wartawan, Kamis (18/7/2019).

Pemain berusia 33 tahun pun mengaku tak pernah membayangkan bakal menghadapi PSM dengan jerseyberbeda.

“Saya masih belum bisa membayangkannya sampai saat ini. Tidak pernah membayangkan bermain di Makassar dengan menggunakan jersey tim lain,” ucapnya.

Steven Paulle punya ikatan batin yang kuat atas kiprahnya dia bersama Juku Eja selama dua musim pada 2017 dan 2018.

“Ini luar biasa jika bicara final Piala Indonesia, ini terdengar gila. Saya tidak pernah sekali pun membayangkan laga ini,”

“Tetapi untuk sekarang saya hanya ingin fokus dalam penyembuhan cedera saya agar siap dan segera bermain. Saya tidak pernah membyangkan harus bermain melawan PSM,” ujarnya.

Persija Jakarta melaju ke final Piala Indonesia 2018/2019. Kepastian itu didapatkan setalah pada semifinal leg kedua Persija sukses menahan imbang 1-1 Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (6/7/2019).

Sebelumnya, pada leg pertama Persija megalahkan Borneo FC 2-1. Dengan begitu, tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut unggul agregat 3-2.

Banuelos pun merasa bersyukur anak asuhnya lolos ke final meskipun di laga tadi harus rela kebobolan sehingga berakhir dengan skor imbang.

“Kita bersyukur bisa meraih hasil ini dan maju ke pertandingan final. Pada awal laga kami sempat mengusai pertandingan sayangnya kita kebobolan. Namun setelah itu kami lanjut lagi dan masuknya Bepe (Bambang) motivasi kepada tim lagi, dan kembali menguasai bola,” ujar Banuelos selepas laga.

Lebih lanjut pelatih asal Spanyol ini juga lega karena membawa tim ini bisa lolos ke final. Ia menyebut salah satu kunci timnya melenggang ke partai puncak yakni kerja keras seluruh elemen tim selama sebulan terakhir

“Kami sangat senang bisa capai target kami hampir sebulan kerja keras latihan. Itulah hasil kerja keras semua elemen, pemain manajemen pelatih dan suporter. Dan melaju di final adalah pencapaian yang luar biasa,” tambahnya.

Eks-asisten pelatih timnas Indonesia ini menegaskan dirinya tidak mau memikirkan laga final terlebih dahulu.

Saat ini Banuelos menegaskan akan ada laga penting pada lanjutan Liga 1 2018 melawan Persib Bandung pada 10 Juli mendatang.

“Saat ini fokus lagi ke pertandingan berikutnya. Biar tidak terlalu kaku kita fokus di pertandingan terdekat secara bertahap,”tutupnya.