Siap Lepas IPO, Begini Antisipasi Madura United Jika Saham Sedang Turun

Klub peserta Shopee Liga 1 2019 Madura United siap melepas Initial Public Offering (IPO) dalam waktu dekat dan mereka memiliki antisipasi jika saham sedang turun.

Antisipasi tersebut disampaikan langsung oleh Chief Operating Officer (COO) Madura United, Annisa Zhafarina. Baginya pergerakan saham terkadang naik juga kerap turun atau bisa konsisten stabil.

“Antisipasinya, ya, mencoba untuk menjadi lebih baik di pertandingan berikutnya. Gitu, sih. Paling, ya, namanya sepak bola ada menang ada kalah dan kalau kami melepas IPO juga untuk saham naik dan turun itu sudah biasa,” jelas Annisa saat dihubungi redaksi berita olahraga INDOSPORT, Senin (15/07/19).

Ia menambahkan kalau sebuah company (perusahaan) yang besar saham juga bisa turun juga bisa naik. Mengingat sepak bola menjadi sarana baru di bursa saham saat ini.

“Apalagi untuk industri yang sangat baru. Itu salah satu konsekuensi yang kami pegang. Pastilah (ada antisipasi lainnya),” tutur Annisa.

Selain itu, jadwal pertandingan Liga 1 dan kompetisi lainnya juga menjadi sorotan COO Madura United. Hal ini harus jadi pertimbangan manajemen dan institusi yang mengataskan mereka.

“Tapi, ya, itu menjadi salah satu faktor juga kenapa kami masih dalam tahap persiapan dan tidak terburu-buru masuk dulu. Karena kami jaga harus make sure dulu dari visi untuk izin melakukan ini (lepas saham),” pungkas Annisa.

Sekadar informasi pada 2017 lalu, Chief Executive Officer (CEO) Madura United Achsanul Qosasi menjelaskan kalau, manajemen tim berambisi untuk bisa lepas saham untuk mendapatkan dana tambahan.

“Kami (ingin) daftarkan di IPO. Saya mandatkan kepada teman-teman di Pool Advista yang memang jagonya di sana untuk menjalankan hal ini.” papar Achsanul kepada wartawan, April 2017.

Seperti diketahui, Bali United menjadi klub Liga 1 Indonesia dan Asia Tenggara pertama yang melepas saham ke publik pada 17 Juni 2019. Saham mereka naik 69,14 persen pada perdagangan pertama.