Bima Sakti Kantongi Kerangka Inti Timnas Indonesia U-16

Tim nasional (timnas) Indonesia U-16 terus mematangkan persiapan dalam pemusatan latihan di Kota Bogor jelang mengikuti turnamen Piala AFF U-15 2019 di Chonburi, Thailand, akhir bulan nanti.

Pelatih timnas U-16, Bima Sakti, menyebut masih banyak yang perlu diperbaiki dalam sesi latihan guna mematangkan skema yang diinginkannya. Dia juga terus melatih set-piece timnya.

“Evaluasinya masalah penyelesaian akhir, organisasi di belakang. Kemudian saat build up, kadang di depan putus, chemistry belum dapat,” jelas Bima, kepada Goal Indonesia.

“Terutama pemahaman taktik saat bertahan organisasinya bagaimana, saat menyerang siapa yang bergerak, siapa yang minta, siapa yang datang, siapa yang keluar. Itu yang mau kami patronkan sehingga mereka punya pegangan opsi dan dalam pertandingan mereka bisa improvisasi,” tambahnya.

Meski demikian, Bima mengakui Muhammad Valeron dan kawan-kawan sudah memiliki perkembangan positif yang harus diasah selama dua pekan sebelum berangkat ke Thailand. Ia juga mengakui sudah memiliki kerangka tim pilihannya.

“Terutama mental sudah, pengertian secara individu, pemahaman taktik, ini semakin membaik dan kami berharap di dua minggu bisa lebih baik lagi,” tuturnya.

“Kerangka sudah ada, kami selalu menganggap semuanya inti, tidak ada pemain cadangan, semua penting, sesuai dengan kebutuhan tim. Mereka akan kami siapkan dalam setiap pertandingan,” tegasnya.

Di sisi lain, Bima juga mengungkapkan alasannya mengajak mantan pemain timnas masuk ke dalam staf kepelatihannya. Saat ini Bima dibantu Indriyanto Nugroho, Firmansyah, sebagai asisten pelatih, dan Markus Haris Maulana yang bertugas sebagai pelatih kiper.

“Semua pilihan saya, yang pasti ini masalah figur juga. Selain mereka punya kemampuan sebagai pelatih, figur mereka juga mantan pemain jadi mengerti bagaimana situasi pemain, kondisi pemain,” ujarnya.

“Saya berharap mereka menjadi contoh, apalagi ini usia sangat riskan mereka untuk jenjang berikutnya. Kami berharap mereka bisa menjadi pemain yang berguna, artinya pasti pemain bintang,” tambah Bima.(gk-61)