Persewar Waropen, Mutiara Bakau yang Dobrak Kenyamanan Tim-tim Besar di Liga 2 2019

Persewar Waropen menjadi kuda hitam di Liga 2 2019. Persewar Waropen mendobrak kenyamanan tim-tim besar di Liga 2 2019. 

Kompetisi sepak bola Liga 2 2019 telah menggelar pertandingan sebanyak 4 pekan sejak 22 Juni 2019 lalu. Di Wilayah Barat, Sriwijaya FC menjadi pemuncak klasemen. 

Apa yang terjadi pada Sriwijaya FC tersebut sudah sesuai prediksi di awal musim. Akan tetapi, hal berbeda terjadi di Wilayah Timur. 

Persewar Waropen ternyata menjadi tim kuda hitam yang mampu menempati peringkat ke-2 klasemen sementara Liga 2 2019. 

Padahal, ada tim-tim besar lain di Wilayah Timur Liga 2 2019. Namun Persewar Waropen mampu mendobrak prediksi dan tampil apik di 4 pertandingan Liga 2 2019. 

Belum Terkalahkan 

Persewar Waropen yang diperkuat sejumlah pemain ternama seperti Okto Maniani, Victor Pae, Marko Kabiay, dan Issac Wanggai belum terkalahkan dalam 4 pertandingan yang telah dijalani di Liga 2 2019. 

Persewar Waropen meraih 2 kemenangan dan mengalami 2 kali hasil imbang hingga pekan ke-4 Liga 2 2019. 

Persewar Waropen bersama Martapura FC, Persik Kediri, dan Sriwijaya FC adalah 4 tim yang belum tersentuh kekalahan di Liga 2 2019. 

Tumbangkan Tim Besar

4 pertandingan tak terkalahkan yang dijalani oleh Persewar Waropen lebih terasa istimewa karena lawan-lawan yang dihadapi skuat Mutiara Bakau. 

Pada pekan ke-2 Liga 2 2019, Persewar Waropen menghadapi tim yang lolos ke 8 besar Liga 2 2018 lalu, Madura FC. Meski menjadi tim tamu, Persewar menahan imbang tuan rumah Madura FC 1-1. 

Persewar kembali melawan tim besar lainnya pada pekan ke-3. Kali ini Persewar Waropen menahan imbang Persiba Balikpapan dengan skor 1-1. 

Sedangkan di pekan ke-4, Persewar Waropen secara luar biasa mengalahkan juara Piala Jenderal Sudirman, Mitra Kukar. 

Mitra Kukar dikalahkan dengan skor 2-1 dan membuat Persewar Waropen menyamai poin dari Persik Kediri di klasemen sementara Liga 2 2019.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*