Mantan Wasit FIFA: Gol Simic Meragukan, Bola Belum Lewat Garis Penuh

Laga Persija lawan Persib adalah salah satu partai besar di kancah sepak bola nasional. Layaknya sebuah laga besar pada umumnya, pertandingan Persija vs Persib kerap menghadirkan sebuah cerita.

Ketika kedua tim bertemu pada laga pekan 8 Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (10/7/2019), drama kembali tersaji. Cerita itu berawal pada menit 75, ketika Marko Simic sukses membawa Persija unggul lewat sundulannya yang berawal dari sepak pojok.

Bola hasil tandukan Simic kemudian sempat mengenai mistar gawang, lalu jatuh kembali ke lapangan. Yang menjadi perdebatan adalah titik jatuh dari bola sundulan Simic tersebut.

Para pemain Persib menganggap bahwa gol itu tidak sah karena bola belum melewati garis gawang. Akan tetapi, wasit Fariq Hitaba yang memimpin laga mengesahkan gol tersebut, sehingga Persija unggul terlebih dahulu.

Pandangan lain akan keputusan Fariq mengesahkan gol itu dikemukakan oleh mantan wasit nasional berlisensi FIFA, Mulyana Sobandi. Menurutnya, dalam situasi gol seperti itu, sudut pandang paling bagus dimiliki oleh asisten wasit. Ia memiliki penglihatan lebih baik ketimbang wasit apakah gol Simic itu dinyatakan layak atau tidak.

Ketika pemain Persib protes, Fariq sempat menunjuk-nunjuk asisten wasit Bangang Syamsudar. Kala itu, Bangbang berlari dengan bendera ke bawah yang menandakan sebuah gol tercipta. Maksud Fariq adalah keputusan yang diambil tak lepas dari reaksi yang diberikan Bangbang.

Mulyana, yang memegang lisensi wasit FIFA pada 1990-1994 ini, menilai gol Simic sejatinya tak sah. Hal itu mengacu kepada bola yang sepenuhnya melewati garis gawang seperti yang tercantum di Laws of The Game.

“Saya melihat proses golnya di tayangan ulang. Memang golnya agak meragukan, karena replay-nya juga tidak jelas,” ujar Mulyana ketika dihubungi kumparanBOLA, Kamis (11/7).

“Kalau menurut naluri saya sebagai mantan wasit, bola seluruhnya belum melewati garis gawang,” ucap Mulyana yang juga merupakan mantan instruktur wasit AFC ini.

Posisi bola untuk menentukan gol atau tidak. Foto: Dok. IFAB
Persoalan gol diatur dalam Laws of The Game Pasal 10 tentang Menentukan Hasil Akhir Pertandingan. Di situ dijelaskan bahwa sebuah gol sah ketika seluruh bagian bola telah melewati garis gawang, di antara kedua tiang dan di bawah mistar gawang serta tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh pihak penyerang.