Timnas Pelajar U-15 Kemenpora Melenggang ke Babak Delapan Besar IBER Cup 2019

Timnas Pelajar U-15 Kemenpora sukses melangkah ke babak delapan besar turnamen IBER Cup 2019 yang berlangsung di Estoril, Portugal, setelah menundukkan wakil dari Portugal, GDS de Cascais melalui
drama adu penalti dengan skor akhir 7-6.

Laga yang berlangsung di Lapangan Dramático, Estoril, pada Kamis (4/7/2019) tengah malam WIB itu, tim yang diarsiteki pelatih Aples G. Tecuari tersebut, sangat menguasai jalannya pertandingan. Hal itu terlihat melalui ball possesion yang mencapai 70-30 persen hingga pertengahan babak kedua.

Tak hanya itu, tercatat Garuda Muda memiliki kesempatan 15 kali tendangan ke arah gawang dengan 11 on target, sedangkan tim lawan tercatat hanya sembilan tendangan.

Serangan-serangan Donny Januard Yoku cs mampu dipatahkan oleh penjaga gawang GDS de Cascais yang dikawal oleh Andre Silva, disepanjang jalannya pertandingan.

Akan tetapi di pengujung babak kedua, Donny yang
menggunakan jersey nomor sembilan itu sukses mencatatkan namanya di papan skor, mengakhiri kebuntuan.

Belum usai rasanya melakukan seleberasi, tim yang di manajeri oleh Ray Gutafson Manurung itu kecolongan, sehingga skor mampu disamakan oleh GDS de Cascais melalui sentuhan Joao Alves tiga menit berselang atau
tepatnya di masa injury time, tepatnya di menit ke-62.

Tak lama wasit pun meniup peluit panjang tanda berakhir laga, sehingga untuk mencari pemenang harus melalui drama adu penalti.

Joao Alves, penjebol gawang Raka Octa Bernanda di masa injury time, menjadi eksekutor pertama bagi GDS de Cascais. Untuk kedua kallinya melalui kaki Joao Alves, Raka harus memungut sikulit bundar dari dalam jaringnya.
Skor berubah menjadi 1-2 untuk tim asal Portugal itu.

Akan tetapi, Jemris yang sebelumnya telah mencetak tiga gol bagi tim Merah-Putih, sukses menyamakan keadaan menjadi 2-2 setelah dipercaya menjadi eksekutor pertama.

Bahkan tak hanya Jemris, nama-nama seperti Richardo Kaka Izecson Youwe, Tiriec Adriano Manuri, Desman Wakerkwa, Sahrul Awadi dan Marsello Martusel Buara sukses mengemban tugas yang dipikulnya untuk mengantar Garuda Muda ke babak selanjutnya.

Sedangkan di tim lawan, dari enam penendang yang berhadapan dengan si kulit bundar, hanya lima yang mampu menunaikan tugasnya dengan sempurna, seperti João Alves, Lucas Almeida, Pedro Resende, Rodrigo
Rodrigues dan Diogo Ribeiro.

Hasil ini membuat Donny Januard Yoku dkk melenggang ke babak delapan besar, di mana lawan yang sudah menunggu adalah tim GD Estoril Praia yang sebelumnya menundukkan wakil Amerika Serikat, Valeo FC dengan skor
telak 5-0 di hari yang sama.

“Secara keseluruhan penampilan tim cukup luar biasa baik. memang diakui kita empat kesulitan membobol gawang lawan, lantaran pertahanan mereka yang bagus dan terorganisasi, walau akhirnya kita menang melalui drama adu pinalti,” ungkap pelatih Aples Tecuari pasca laga melalui sambungan telepon pada Jumat (5/7/2019) dini hari.

“Sebenarnya kita memiliki banyak peluang untuk mencetak gol, namun peluang tersebut tidak bisa dimaksimalkan dengan baik oleh anak-anak, mungkin karena terburu-buru,” tambah mantan pemian PSSI Primavera itu.

Untuk menghadapi GD Estoril Praia dikandangnya, Aples mengkalim akan mencari celah lawan melalui rekaman video. “Kami sudah mengutus salahseorang pelatih untuk melihat permainan GD Estoril Praia, bahkan kami pun merekam dengan video untuk mempelajari titik lemah dan kekuatan lawan,” ucap mantan pemain Persija Jakarta itu.

“Kami percaya, ketika kami telah melewati pertandingan demi pertandingan sampai dengan babak playoff ini kita bermain bagus, pasti kami semua akan membuat sesuatu yang luar biasa nantinya. Tentu dengan harapan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan keberhasilan kita di turnamen IBER Cup 2019 ini,” pungkasnya.

Sementara itu, manajeri tim Ray Gutafson Manurung, sangat mengapresiasi perjuangan tim Garuda Muda yang kembali menuai hasil positif. “Puji Tuhan, Alhamdulillah, hari ini kita kembali mendapatkan kemenangan yang sangat dramatis sesuai dengan nama Stadion yang kita gunakan tadi yakni Stadion Dramatico, markas dari lawan kita GDS de Cascais,” ucap manajer Ray Gutafson Manurung.

“Kita sudah memimpin namun akhirnya bisa di samakan, sehingga kemenangan yang kita raih harus melalui drama adu pinalti. Saya ucapkan selamat kepada tim secara keseluruhan yang sudah mempersembahkan hasil yang baik ini,” tambahnya.

Laga selanjutnya, Indonesia akan menghadapi tim yang lebih kuat, yakni GD Estoril Praia yang sebelumnya mempermalukan tim asal Amerika Serikat Valeo FC dengan skor telak 5-0. Untuk itu, Ray berharap tim kembali mampu memberikan kabar baik untuk masyarakat di Tanah Air. “Semoga kita mampu meraih tiket empat besar, untuk itu kami pun meminta doa dan resdtu dari masyarakat Indonesia agar tim ini mampu memboyong trophy ini ke Tanah Air,” pungkasnya.

Laga antara Timnas Pelajar U-15 Kemenpora kontra GD Estoril Praia memperebutkan tiket empat besar, akan berlangsung di lapangan 25 Estoril Praia, pada Jumat (5/7/2019), pukul 17.10 WIB.