Ini Saatnya PSIM Mengudeta Posisi Macan Putih

Momen yang dinanti-nanti ribuan suporter PSIM Yogyakarta akhirnya tiba. PSIM akan menjalani laga kandang perdananya dalam arena Liga 2 2019, Senin (1/7). Laskar Mataram akan ditantang pemuncak klasemen sementara Wilayah Timur, Persik Kediri di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Untuk laga kandang perdananya ini, PSIM memang belum dapat menggunakan kandang sesungguhnya, Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Meski proses renovasi sudah selesai, namun masih ada proses renovasi yang belum terpenuhi, sehingga PSIM belum dapat menggunakan stadion berkapasitas 30 ribu penonton itu.

PSIM yang diarsiteki Vladimir Vujovic, sudah melakoni dua laga tandang. Hasilnya, menang 1-0 atas Persiba di Balikpapan, dan kalah 0-1 dari Mitra Kukar di Tenggarong. Karenanya Vlado, sapaan Valdimir Vojuvic, ingin laga kandang berbuah poin penuh. Ini untuk memperbaiki posisi di papan klasemen.
Vlado mengatakan, semua pemainnya dalam motivasi tinggi. Kemenangan jadi target tang tak bisa ditawar. “Kami sudah siap untuk laga melawan Persik. Meski dinilai sebagai tim Galacticos, tapi kami tak boleh anggap remeh tim lain. Semua harus kerja keras dan bertarung” kata Vujovic, Minggu (30/6).

Pelatih yang namanya harus saat menjadi bagian dari Persib itu menambahkan, kekalahan atas Mitra Kukar, telah dilupakan. Sebaliknya, kekalahan itu menjadi suntikan semangat. Vlado pun memastikan bahwa dirinya sudah mempelajari karakter permainan Persik lewat rekaman video.

“Mereka (Persik) hanya satu poin saja di atas PSIM. Kami akan kerja keras untuk memenangkan pertandingan melawan Persik, yang punya kolektivitas permainan bagus,” ujar Vlado. Mantan pemain Bhayangkara FC itu sendiri mengatakan, yang terpenting adalah meraih poin demi poin.

Sementara itu, Persik datang ke Kota Gudeg dengan kepercayaan diri tinggi. Kemenangan 4-0 atas PSBS Biak dan 1-1 lawan Martapura di Kediri, menjadi modalnya. Meski berstatus sebagai tim promosi dari Liga 3 2018, namun Macan Putih, julukan Persik, tak gentar dengan nama besar lawan.

Pelatih Persik Budihardjo Thalib menegaskan, timnya sangat berhasrat mencuri poin dari PSIM. “Kami tahu PSIM punya banyak pemain bintang. Namun kami tetap bertekad memberikan perlawanan maksimal,” kata Budihardjo. Dia juga memastikan Septian Bagaskara dan kawan-kawan dalam kondisi fit.

Ia juga mengaku tak khawatir dengan teror yang akan didapat timnya dari suporter PSIM, yang dikenal militan khususnya saat laga kandang. “kami juga akan didukung ratusan Persikmania yang akan hadir di stadion. Jadi Kami tak berjuang sendirian untuk dapat memetik poin,” ucap Budihardjo.