AFC Layangkan Teguran Keras untuk Persija Jakarta

Persija Jakarta mendapat teguran keras dari Komite Etik dan Disiplin AFC. Teguran itu terkait dengan pertandingan terakhir Grup G Piala AFC 2019 antara Persija menjamu Shan United yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (15/5/19) lalu.

Dalam rilis sanksi Komite Etik dan Disiplin AFC tertanggal 21 Juni 2019, Persija dianggap melanggar Pasal 46 Regulasi Piala AFC 2019, yaitu tidak menggunakan tiket pertandingan yang dilengkapi dengan nomor kursi dan baris. Akibatnya, Macan Kemayoran pun diberi dua jenis teguran keras oleh AFC.

Poin pertama, Persija diberi teguran keras oleh AFC karena melanggar Pasal 46 Regulasi Piala AFC 2019. Kemudian poin kedua, apabila Persija melakukan kesalahan yang sama pada pertandingan level AFC selanjutnya, maka mereka akan diberi hukuman yang lebih berat.

Pertandingan menghadapi Shan United sendiri merupakan laga terakhir Persija di ajang Piala AFC 2019. Macan Kemayoran menjamu wakil Myanmar tersebut pada laga penutup Grup G.

Menjamu Shan United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Macan Kemayoran berhasil menutup kiprah mereka di Piala AFC 2019 dengan sebuah kemenangan telak 6-1.

Bruno Matos menjadi bintang kemenangan Macan Kemayoran dengan tiga gol yang ia cetak pada menit awal babak pertama dan dua gol di pengujung babak kedua. Tiga gol lainnya dicetak oleh Novri Setiawan pada menit ke-18, Heri Susanto menit ke-47, dan Riko Simanjuntak pada menit ke-57.

Sedangkan satu-satunya gol balasan Shan United dicetak oleh Zin Min Tun pada menit ke-81. Meski mampu menang telak atas Shan United pada laga penutup Grup G, namun Persija tetap gagal lolos ke semifinal Zona ASEAN.

Pasalnya, Persija hanya mampu meraih tujuh poin dan menempati peringkat tiga klasemen akhir Grup G. Macan Kemayoran gagal bersaing dengan juara grup Ceres Negros FC dan runner-up Becamex Binh Duong yang berhak lolos ke semifinal Zona ASEAN.