PSIM Terancam Jadi Klub Musafir pada Laga Home Perdana Liga 2 2019

PSIM Yogyakarta terancam tidak bisa menggunakan Stadion Mandala Krida di laga home perdana Liga 2 2019 melawan Persik Kediri, Senin (1/7/2019).

Nasib buruk menimpa salah satu tim Liga 2 2019 asal Kota Gudeg, PSIM Yogyakarta.

Tim asuhan Vladimir Vujovic ini dikabarkan tidak bisa menggunakan Stadion Mandala Krida pada laga home perdana Liga 2 musim ini.

Stadion Mandala Krida yang dipakai sebagai homebase PSIM Yogyakarta belum memungkinkan untuk menggelar pertandingan.

Khususnya, laga-laga yang kemungkinan besar dipadati oleh suporter tim PSIM Yogyakarta, Brajamusti dan The Maident.

Dikutip BolaSport.com dari laman Tribun Jogja, Senin (24/6/2019), meski sudah diresmikan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, stadion bertaraf internasional tersebut belum dilengkapi sarana pendukung.

Beberapa sarana pendukung itu di antaranya adalah lampu penerangan dan pembatas tribune stadion.

Namun, khusus untuk lampu bukan menjadi masalah bagi pihak pengelola stadion mengingat kompetisi Liga 2 2019 tidak mewajibkan.

CEO PT PSIM Yogyakarta, Bambang Susanto, menjelaskan tidak mempermasalahkan jika Stadion Mandala belum dapat digunakan pada laga kandang pertama Laskar Mataram.

“Kami ingin Mandala Krida benar-benar aman dahulu untuk pertandingan. Dengan kondisi belum ada pagar, satu penonton saja yang masuk lapangan, itu sudah membuat kerugian besar bagi tim,” ujar Bambang.

“Semoga laga home selanjutnya Stadion Mandala Krida sudah bisa digunakan tim PSIM Yogyakarta,” kata Bambang.

Bambang menambahkan, pihaknya berencana akan meminjam homebase milik klub asal Liga 3, Persiba Bantul, Stadion Sultan Agung.

Ini menjadi langkah alternatif manajemen PSIM selama menunggu proses perbaikan fasilitas Stadion Mandala Krida.