Gawang Arema Kerap Bobol, Ini Kata Kurniawan Kartika Ajie

Kurniawan Kartika Ajie mengaku banyaknya gol yang terjadi ke gawangnya tak sepenuhnya berdampak negatif. Penjaga gawang Arema FC ini menyebut ada sejumlah dampak positif dari hal tersebut.

“Mungkin hal ini terjadi agar kami sadar,” kata Kartika Ajie.

“Beberapa waktu lalu, kami sempat cleansheet atau hanya kebobolan sedikit. Hal ini bisa jadi introspeksi bagi saya dan tim,” sambungnya.

Pada kompetisi Shopee Liga 1 musim 2019 ini, benteng pertahanan Arema bisa dibilang rapuh. Dalam tiga pertandingan awal mereka, gawang klub berlogo singa mengepal ini sudah tujuh kali bobol.

Dari tujuh gol yang bersarang ke gawang Arema, lima di antaranya terjadi ketika Ajie bertugas. Sementara, dua gol lainnya tercipta ke gawang Utam Rusdiyana.

Lima gol yang bersarang ke gawang Ajie terjadi dalam dua pertandingan. Pada laga pertama, kontra PSS Sleman, gawang Ajie bobol tiga gol. Kemudian, pada laga kedua, kontra Borneo FC, ia dua kali harus memungut bola dari gawangnya.

Ajie sendiri tak mau membeber analisis soal penyebab kerapnya gawang Arema bobol pada musim ini. Kiper berusia 23 tahun tersebut justru menyerahkan penilaian pada publik.

“Semua mungkin bisa melihat, apa saja penyebab kami kebobolan,” kata Ajie.

“Yang pasti, ini merupakan pukulan bagi Arema agar bisa introspeksi dan bangkit lebih kuat lagi,” ia menambahkan.

Sementara itu, Ajie meminta agar publik tak perlu khawatir dengan penampilan Arema. Menurut eks penggawa Timnas Indonesia U-22 ini, mereka sudah menemukan penawar dari penyakit gampang kebobolan tersebut.

“Insyaallah sudah ketemu permasalahannya,” Ajie menegaskan.

“Kami juga berupaya keras untuk bisa berbenah. Siapa sih yang tidak mau sembuh dari masalah ini,” ia menandaskan.