Bhayangkara FC Gagal Meladeni Persib di Bekasi

Bhayangkara FC dipastikan gagal meladeni perlawanan Persib Bandung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada pekan keenam Shopee Liga 1 2019, 30 Juni mendatang. Pelarangan dari Polda Metro Jaya menjadi pemicunya.

Polda Metro Jaya tidak mengeluarkan rekomendasi untuk pertandingan tersebut lantaran berdekatan dengan sidang terakhir sengketa hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 di Mahkamah Konstitusi pada 28 Juni 2019. Alhasil, Bhayangkara FC terpaksa memutar otak agar laga tetap berjalan sesuai jadwal.

Bhayangkara FC sempat berencana untuk memindahkan partai kontra Persib Bandung ke Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Namun, upaya tim berjulukan The Guardian itu sia-sia lantaran daerah tersebut masih termasuk wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Dari pihak wilayah hukum Polda Metro Jaya tidak memberikan izin kepada Bhayangkara FC untuk melawan Persib Bandung di Stadion Patriot,” ujar Manajer Bhayangkara FC, Sumardji ketika dihubungi wartawan.

“Alasannya karena Polda Metro Jaya masih fokus untuk mengamankan sidang di Mahkamah Konstitusi,” kata Sumardji.

Cara lain yang digunakan Bhayangkara FC supaya pertandingan tak tertunda adalah mengajukan pertukaran status tuan rumah dengan Persih Bandung. Untuk menindaklanjuti keseriusan, The Guardian telah mengirimkan surat ke PT Liga Indonesia Baru (LIB).

“Kami sudah mengirimkan surat ke PT LIB untuk meminta Bhayangkara FC terlebih dahulu melakukan laga tandang ke Persib,” imbuh Sumardji.

“Kami sudah bicara dengan Persib dan mereka mau, tapi masih harus menunggu kabar dari pihak kepolisian setempat,” tutur Sumardji.