Kalah Telak dari Iran, Timnas Futsal Indonesia U-20 Harus Puas Jadi Peringkat 4 Asia

Timnas Futsal Indonesia U-20 menyerah 1-9 dari Iran dalam laga perebutan tempat ketiga Piala AFC Futsal U-20 2019 di Shahid Poursharifi Arena, Tabriz, Iran, Sabtu (22/6/2019) malam WIB. Tim asuhan Kensuke Takahashi itu harus puas menjadi tim peringkat keempat Asia pada tahun ini.

Indonesia tertinggal lebih dulu saat laga baru memasuki menit kedua. Salar Aghapour melepaskan tembakan keras usai menerima bola dari situasi set-piece.

Hanya berselang dua menit dari gol pertama, Iran kembali mencetak gol kedua lewat Ali Akrami. Tanpa pengawalan ketat, Ali melepaskan tembakan keras dari jarak jauh yang sempat membentur pemain Indonesia dan membuat bola masuk ke dalam gawang.

Timnas Futsal Indonesia U-20 semakin tertinggal 0-3 pada menit kelima. Berawal dari kesalahan saat menyerang, Indonesia terkena serangan balik cepat, di mana Salar Aghapour sukses mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini.

Lagi-lagi kesalahan koordinasi saat menyerang harus dibayar mahal oleh Indonesia pada menit ke-11. Serangan balik cepat dan koordinasi antara pemain nomor Mahdi Dehghannezhad, Seyed Hashem Foroutagheh, dan Sajjad Sarbaz berbuah gol manis yang dicetak oleh Sajjad. Indonesia pun tertinggal 0-4.

Iran berhasil menambah keunggulan menjadi 5-0 pada menit ke-16. Reza Ghanbarisaeidabad mencetak gol dengan sontekan setelah membelokkan bola tembakan dari Salar Aghapour.

Gawang Indonesia akhirnya kebobolan setengah lusin pada menit ke-17 setelah pemain Iran, Erfan Ijihosseinzadeh menyambut umpan Salar Aghapour dengan sontekan sembari meluncur ke arah tiang gawang Indonesia.

Timnas Futsal Indonesia U-20 memainkan powerplay pada menit-menit akhir babak pertama. Namun, hingga waktu habis, Indonesia tetap tertinggal 0-6.

Tertinggal setengah lusin gol, Timnas Futsal Indonesia U-20 berusaha bangkit di babak kedua. Bahkan permainan power play langsung menjadi pilihan tim asuhan Kensuke Takahashi itu.

Wasit memberikan penalti kepada Iran setelah kapten Indonesia, Ramadhan Zidani, melakukan pelanggaran di dalam area penalti pada menit ke-25. Salar Aghapour pun melakukan eksekusi dengan baik dan membuat kedudukan menjadi 7-0.

Iran tak lelah menjebol gawang Indonesia. Kali ini Belal Esmaeili Kooraneh mencetak gol kedelapan Iran setelah menerima umpan dari Mahdi Dehghannezhad pada menit ke-29 dan membuat kedudukan menjadi 8-0.

Sebuah peluang emas pada menit ke-31 didapatkan oleh Indonesia lewat permainan kombinasi yang bagus antara Muhammad Sanjaya, Dewa Rizki Amanda, dan Muhammad Syaifullah. Sayang, sontekan Syaifullah di depan gawang Iran masih melayang di atas gawang.

Timnas Futsal Indonesia U-20 kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-34. Namun, sayangnya sontekan Firman Adriansyah yang memanfaatkan umpan Dewa Rizki masih mampu dihalau kiper Iran.

Indonesia akhirnya pecah telur pada menit ke-38. Firman Adriansyah berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Iran untuk mencetak gol pertama Timnas Futsal Indonesia U-20. Berawal dari umpan Muhammad Sanjaya kepada Filippo Inzaghi, bola yang disepak sempat terkena kiper Iran. Beruntung Firman berada di posisi yang tepat untuk menyontek bola ke dalam gawang.

Namun, jelang pertandingan usai Firman Adriansyah justru terkena kartu merah. Firman diusir wasit setelah melanggar keras pemain Iran.

Dalam keadaan pertandingan hanya tersisa satu menit, Indonesia memainkan powerplay. Namun, hal tersebut membuat Iran sukses menambah keunggulan menjadi 9-1 lewat gol yang dicetak Mahdi Dehghannezhad dari tengah lapangan dengan waktu pertandingan hanya tersisa 17 detik.

Kedudukan 9-1 untuk keunggulan Iran pun menutup pertandingan perebutan tempat ketiga Piala AFC Futsal U-20 2019. Timnas Futsal Indonesia U-20 harus puas menyelesaikan turnamen sebagai semifinalis dan menjadi peringkat keempat di level Asia tahun ini.