Piala Asia Futsal U-20 2019: Motivasi Pemain Indonesia Diharapkan Tetap Terjaga Untuk Perebutan Peringkat Ketiga

Tim nasional (timnas) futsal Indonesia U-20 gagal melaju ke final Piala Asia Futsal U-20 2019. Mereka harus mengakui keunggulan Afghanistan pada babak semi-final dengan pertarungan ketat hingga babak perpanjangan waktu, skor 4-3, di Shahid Poursharifi Arena, Tabriz, Iran, Kamis (20/6).

Dalam laga itu, asisten pelatih timnas futsal U-20, Sayan Karmadi, menuturkan para pemainnya sudah memberikan performa terbaik di laga ini. Sayangnya, masih gagal menuai kemenangan/.

“Saya ingin memberi selamat kepada Afghanistan, karena ini menjadi pertandingan yang luar biasa dan sulit. Kami menerapkan berbagai strategi mulai dari menekan, power-play, dan lainnya, tetapi itu tidak berhasil,” kata Sayan, selepas pertandingan seperti dikutip laman resmi AFC.

“Para pemain saya menunjukkan yang terbaik dalam setiap aspek, baik secara fisik maupun mental. Mungkin kami tidak beruntung, tetap saya bangga dengan pemain saya,” tegas mantan penggawa timnas futsal Indonesia tersebut.

Di samping itu, Sayan juga mengungkapkan timnya bakal langsung fokus menatap perebutan peringkat ketiga. Indonesia masih menunggu, siapa tim yang kalah pada laga Iran kontra Jepang.

“Pasti akan ada beberapa perubahan dari pertandingan ini. Kami akan meninjau video pertandingan ini. Tapi salah satu hal yang perlu kami perhatikan adalah motivasi para pemain kami. Kami berharap para pemain tetap semangat untuk finis di posisi ketiga,” tuturnya.

Di lain pihak, pelatih Afghanistan, Abdul Razaq Momrak, mengungkapkan salah satu kunci keberhasilan timnya di laga ini adalah mampu meredam strategi power-play Indonesia dengan baik.

Sistem bertahan, disebut Abdul Razaq, adalah salah satu karakter permainan terkuat di timnya. Abdul Razaq juga bangga dengan capaian timnya ini.

“Kami akan kembali bugar dan sangat termotivasi untuk final. Bagi beberapa tim seperti Jepang, yang memang kuat dalam futsal, mencapai final itu mudah untuk mereka. Tapi bagi kami, ini adalah pertama kalinya tim U-20 atau senior mencapai final,” ujar Abdul Razaq.