PSS Sleman Protes, Harus Main Tiga Kali Dalam 6 Hari

PSS Sleman merasa dirugikan dengan jadwal baru Liga 1 2019 yang dikeluarkan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Pasalnya, PSS Sleman harus main tiga kali dalam waktu kurang dari satu pekan.

Jelas, ini akan memeras fisik pemain karena pemain tak sempat recovery tapi harus tampil lagi menghadapi tim lain. Berdasarkan jadwal baru yang dikeluarkan PT LIB, partai tunda pekan keempat Madura United vs PSS Sleman digelar pada Rabu (31/7/2019).

Sementara sebelumnya harus main menjamu Barito Putra pada Senin (29/7/2019), lalu setelah partai Madura United, dua hari berikutnya, Jumat (2/8/2019) bertandang ke kandang Borneo FC. Praktis PSSI Sleman harus main tiga kali dalam enam hari.

CEO PT PSS, Viola Kurniawati secara tegas mengatakan, jadwal baru untuk laga tunda pekan keempat sangat merugikan bagi timnya.

“Kami keberatan, karena jelas pemain kami yang akan dirugikan. Jadwal untuk PSS sangat padat ya. Kita sudah kirim surat keberatan ke PT LIB, sekarang kita tunggu keputusan akhirnya,” kata Viola, Rabu (19/6/2019).

Viola menjelaskan, seharusnya dipikirkan lagi bagaimana mengatur jadwal dengan baik sehingga tidak merugikan salah satu tim. Dimana pun termasuk di Eropa, tidak ada satu tim main tiga kali dalam waktu enam hari.

“Jelas pemain akan kelelahan dan sangat merugikan tim. Belum lagi resiko cedera pemain,” tutur Viola. Ia ingin PT LIB meninjau kembali jadwal tersebut.