Punya Tugas di PSIM Yogyakarta, Indra Sjafri Tetap Utamakan Timnas U-23

Klub Liga 2 PSIM Yogyakarta baru saja menunjuk pelatih Indra Sjafri sebagai konsultan dalam pengembangan sepakbola usia dini atau pemain muda di klub tersebut.

Pelatih asal Sumatera Barat itu berharap kedepannya skuat PSIM akan diisi oleh putra daerah asli. Manajemm PSIM berharap Indra akan memiliki peran dalam pembinaan berjenjang khususnya bagi tim Laskar Mataram, demi melahirkan pesepak bola yang benar-benar mumpuni secara skill dan kuat secara mental.

“Saya pribadi tak hanya asal menerima. Di klub awal Bali United, saya latih adalah intinya kemasalahatan bagi sepak bola bali. Sama juga dengan di PSIM ini,” ungkap Indra Sjafri, dikutip dari Tribun Jogja.

“Apa tolok ukurannya? Suatu saat pemain PSIM diisi mayoritas pemain-pemain dari Jogja bukan terbalik mereka hanya jadi penonton,” imbuhnya.

Disinggung apakah tugas barunya ini akan mengganggu program Timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri menjawab: “Saya masih dua tahun dengan Timnas, saya di sini (PSIM) sifatnya yang tepat mungkin hanya membantu usia dininya.”

“Yang jelas komitmen saya sejak awal, kalau ada kegiatan Timnas maka itu adalah prioritas saya,” ujarnya.

Agenda terdekat Timnas U-23 sendiri adalah SEA Games 2019 Manila yang digelar pada bulan November mendatang. Yogyakarta sering menjadi tempat pemusatan latihan bagi skuat Garuda muda dalam beberapa kesempatan.