Klub Kroasia Harus Tunggu 6 Bulan untuk Undang Hambali Tholib

Penampilan apik gelandang muda Persela Lamongan, Hambali Tholib ternyata sudah diendus lama oleh klub Eropa.

Namun baru pada bulan Juni ini pemain Persela Lamongan itu bisa menjalani trial yang diyakini datang dari klub Kroasia, NK Lokomotiva Zagreb.

Pihak klub harus menunggu enam bulan lamanya untuk mengundang Hambali, kaena sang pemain masih berseragam Sriwijaya FC musim lalu dan masalah administrasi yang belum rampung.

“Awalnya itu sebelum dari Persela sudah ada pembicaraan (dengan Lokomotiva Zagreb). Ada panggilan buat trial di bulan Januari (2019) kemarin,” ujar Hambali dikutip dari laman resmi Persela.

“Waktunya tidak tepat karena telat, belum bikin visa dan lain-lainnya,” ujar pemain kelahiran Tangerang itu.

Hambali sudah menjelaskan perihal trial ke Kroasia sebelum mendapat kontrak profesional dari Persela, dan manajemen klub asal Lamongan itu sudah mengetahui hal tersebut.

“Tertulis di kontrak,” ujar Hambali.

NK Lokomotiva sendiri merupakan klub yang berbasis di ibu kota Kroasia, Zagreb. Mereka bermain di kasta tertinggi sepakbola negara itu dan berkompetisi di Prva HNL.

Musim 2018-2019 lalu, Lokomotiva Zagreb finis di peringkat keenam dari 10 klub yang berlaga di Prva HNL.

Pemain bintang seperti Marcelo Brozovic (Inter Milan), Sime Vrsaljko (Inter Milan, pinjaman), dan Marko Pjaca (Juventus) merupakan jebolan dari NK Lokomotiva.

Hambali sendiri menjalani awal sepakbola dini melalui SSB Bhayangkara Tigaraksa Football School, Tangerang sejak usia 5 tahun.

Setelah lepas dari SSB Bahayangkara, Hambali Tholib memilih untuk menimba ilmu di akademi yang berada di Ragunan, yakni Rajawali Muda. Lulus dari SMP dirinya masuk ke sekolah atlit Ragunan (SKO Ragunan).

“Lulus SMP baru ke Ragunan. Setelah dari sana ke Sriwijaya FC, ke U-19-nya dulu baru ke senior,” ujarnya di situs resmi Liga 1.

Beberapa event internasional sudah ia rasakan sejak junior, salah satunya saat meraih juara Liga Kompas Gramedia dan tampil bersama tim nasional pelajar saat bertanding di Iran, Vietnam dan ajang ASEAN School Games 2017.

Dirinya juga sempat menimba ilmu di Real Madrid berkat kerjasama antara salah satu produk kacang di Indonesia dengan klub Spanyol tersebut.

“Kami merasa bangga. Ia baru beberapa bulan di Persela dan sudah mendapatkan kesempatan ke Eropa. Pada intinya, kami mendukung penuh langkah Hambali dan semoga ia sukses di sana,” ujar pelatih Aji Santoso sepertidikutip dari situs resmi Persela.