Sosok Muhammad Rafli dan Kunci kemenangan Timnas Indonesia U-23 di Merlion Cup 2019

Sosok Muhammad Rafli dan kemenangan Timnas Indonesia U-23, apakah sang pemain merupakan jawaban serta puzzle yang hilang dalam skuat Indra Sjafri?

Timnas Indonesia U-23 sendiri berhasil meraih peringkat ketiga dalam ajang Merlion Cup 2019, setelah menaklukan Filipina dengan skor telak lima gol tanpa balas pada Minggu (09/06/19) sore WIB.

Walau hanya meraih juara ketiga dari turnamen non-resmi FIFA, capaian Timnas Indonesia U-23 tetap patut mendapat apresiasi terlebih pada sosok Muhamad Rafli yang menjadi bintang dalam pertandingan sore tadi.

Baru memainkan laga debut sebagai starter di Merlion Cup 2019, pemain di klub sepak bola Arema FC ini langsung unjuk gigi dengan mencetak gol cepat di awal laga, sekaligus mempermudah langkah Timnas di sisa 90 menit pertandingan.

M.Rafli berhasil mencetak gol saat pertandingan baru berjalan lima menit di babak pertama, usai menerima umpan silang yang dilepaskan Sani Rizky di sisi kanan.

Ketenangan dan ketajaman M.Rafli di depan gawang Filipina dalam laga tadi benar-benar patut diacungi jempol, meski bukan berposisi sebagai striker namun pemain berusia 20 tahun ini mampu menjawab kegundahan pelatih Indra Sjafri dalam sektor penyerang.

Timnas Indonesia U-23 memang tengah dilema khususnya dalam pencarian sosok mesin gol yang benar-benar bisa diandalkan. Sempat muncul nama Marinus Manewar yang membawa Timnas juara Piala AFF U-20, namun sang pelatih tampak kurang puas dan masih membutuhkan pelapis yang sama tajamnya.

Beberapa pemain sempat dicoba sebagai ujung tombak, pada pertandingan perdana Merlion Cup 2019 misalnya, Septian Satria Bagaskara dipasang sebagai starter, namun pemain Persik Kediri itu gagal memenuhi ekspektasi.

Sang striker malah mandul dan berimbas pada kegagalan Timnas dalam meraih kemenangan atas Thailand, skuat Garuda pun harus puas dengan kekalahan tipis 1-2.

Indra Sjafri memang membutuhkan sosok striker murni dalam memainkan formasi favoritenya 4-3-3, dengan mengandalkan kecepatan para sayap kiri dan kanan, kehadiran ujung tombak yang tajam sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan umpan silang para winger tersebut.

Kehadiran M.Rafli menjadi jawaban serta puzzle yang hilang dalam skuat Indra Sjafrie, tak cuma lihai memaksimalkan umpan silang, Rafli juga jago bermain satu-dua dengan lini kedua. Hal tersebut terlihat dari gol ketiganya yang berasal dari permainan satu dua dengan rekannya.

Kehadiran M.Rafli menjadi kunci serta jawaban bagi Timnas Indonesia dalam meraih kemanangan, sebab salah satu masalah lumrah dalam permainan skuat Garuda dalam ajang resmi adalah tumpulnya lini serang dalam mencetak gol.

Bahkan Egy Maulana Vikri yang notabene merupakan penyerang lubang dan sayap, sempat dipaksa tampil sebagai ujung tombak dalam beberapa laga demi membantu Timnas untuk memecah kebuntuan.

Dengan hadirnya sosok M.Rafli yang cukup tajam dalam ajang Merlion Cup 2019 ini, sedikit memberi angin segar dan harapan baru untuk Timnas Indonesia yang akan tampil di SEA Games bulan November mendatang.

Berduet dengan Saddil Ramdani dan Egy Maulana Vikri, Timnas Indonesia U-23 bakal kembali memiliki duet maut di lini depan selepas era Evan Dimas yang memiliki Ilham Udin Armaiyn dan Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.