Ini Rencana Rudy Eka Priyambada Setelah Didepak Persebaya Surabaya

Manajemen Persebaya Surabaya resmi mendepak Rudy Eka Priyambada sebagai pelatih fisik karena performa buruk dalam tiga laga di Liga 1 2019.

Pelatih yang memiliki lisensi AFC Pro itu mengaku kaget dan kecewa mendengar kabar pemecatan dari manajer Persebaya, Candra Wahyudi.

“Saya kaget, tapi beberapa hari lalu saya sudah dengar rumor itu. Tadi saya dihubungi lewat telepon oleh pak manajer,” kata Rudy Eka dilansir BolaSport.com dari Surya.

“Meski lisensi saya tinggi, saya tidak pernah ikut campur taktik, saya tahu tugas saya mengurusi fisik dan pemanasan pemain, itu sesuai dengan permintaan coach Djadjang,” ucapnya.

Dalam tiga laga yang sudah dijalani, Persebaya hanya memperoleh dua poin.

Alhasil, saat ini Persebaya bertengger di urutan ke-13 klasemen sementara Liga 1 2019.

Setelah didepak dari Persebaya, Rudy berharap bisa mendapatkan pekerjaan baru.

Ia memiliki harapan besar bisa menjadi pelatih kepala, sama seperti saat pernah menukangi PS Tira.

“Planning setelah lebaran adalah semoga segera mendapat klub,” kata Rudy.

“Kalau ada kesempatan, saya ingin menjadi pelatih kepala,” ucapnya menambahkan.

Rudy juga mengaku kalau dirinya telah mendapatkan pengalaman berharga menjadi pelatih fisik Persebaya sejak Januari 2019.

“Saya mendapat banyak pengalaman berharga di Persebaya,” ujarnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*