Naik Meja Operasi, Pemain Timnas U-23 Harus Absen Panjang

Gelandang muda berbakat Timnas Indonesia U-23, Rafi Syarahil harus absen cukup lama, setelah menjalani operasi cedera ACL dan Meniscus yang ia dapat.

Cedera lutut kirinya itu ia dapat ketika tampil bersama Barito Putera dalam melakoni uji coba melawan PS Taruna Persada, Sabtu, 4 Mei 2019 lalu.

“Katanya dokter cedera ACL dan Meniscus,” demikian kata Rafi. “Alhamdulillah baik. Alhamdulillah lancar (operasinya, red),” ujarnya.

Setidaknya butuh waktu lima bulan bagi Rafi untuk menjalani masa pemulihan cederanya itu. Namun cedera ini membuatnya tetap positif dalam menguji kesabarannya sebagai seorang pemain profesional.

“Kurang lebih 5-6 bulan,” ungkapnya. “Ini bukan hal terburuk bagi saya. Karena ini adalah salah satu nikmat yang diberikan oleh Allah untuk menguji kesabaran saya. Alhamdulillah, insya Allah saya akan melewatinya,”

ACL merupakan ligamen (jaringan ikat) di lutut yang sering sekali mengalami cedera. Sekitar 50% cedera ACL seringkali disertai dengan cedera struktur lainnya dalam sendi lutut seperti kerusakan meniskus (bantalan tulang), tulang rawan dan ligamen lainnya.

Rafi merupakan salah satu gelandang yang mengantarkan timnas U-22 Indonesia meraih gelar juara Piala AFF U-22 2019.

Ia pun diprediksi bakal kembali mendapatkan panggilan pelatih timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri, untuk tampil di SEA Games 2019.

Namun, Rafi terancam tak masuk skuat Garuda Muda karena kemungkinan masih belum sembuh dari cedera.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*