Didepak Persebaya, Rudy Eka Ingin Kembali Jadi Pelatih Kepala

Usai terdepak dari posis Pelatih fisik Persebaya Surabaya, Rudy Eka Priyambada memiliki tekad segera kembali melatih. Namun di klub barunya nanti, ia tak lagi mengincar posisi pelatih fisik melainkan sebagai pelatih kepala.

Rudy Eka Priyambada sendiri didepak manajemen Bajul Ijo, setelah performa buruk yang ditunjukkan Ruben Sanadi dan kawan-kawan dalam tiga pertandingan awal Liga 1 Indonesia 2019.

“Planning setelah lebaran bersama keluarga, semoga dapat klub. Kalau ada kesempatan akan jadi pelatih kepala,” kata Rudy Eka.

Menukangi sebuah tim sebagai pelatih kepala bukanlah hal baru bagi seorang Rudy Eka Priyambada. Ia sempat menukangi PS Tira (kini Tira Persikabo) di Liga 1 2017 lalu.

Selain sudah berpengalaman menukangi tim di kasta tertinggi sepak bola tanah air. Secara lisensi, Rudy Eka juga sudah memenuhi kriteria, ia sudah memegang lisensi AFC Pro yang beberapa waktu lalu baru menuntaskan kursusnya.

Dikatakan Rudi Eka, meski ia dinilai gagal oleh manajemen Persebaya Surabaya dalam mengangkat performa tim, dirinya mendapat cukup banyak pengalaman ketika menjabat sebagai pelatih fisik di tim kebanggan Bonek. Hal itu akan dijadikan Rudi Eka sebagai pembelajaran untuk masa yang akan datang.

“Saya pribadi dapat banyak pengalaman berharga bersama Persebaya,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Manajer Persebaya Surabaya Candra Wahyudi mengumumkan hasil evaluasi yang dilakukan manajemen atas penampilan kurang baik Persebaya Surabaya di tiga pertandingan awal Liga 1 2019.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Coach Rudy. Dinamika di tim Persebaya membutuhkan adanya struktur yang lebih streamline. Untuk adanya komunikasi dan bench management yang lebih baik,” kata Candra Wahyudi ketika mengumumkan pemecatan Rudy Eka.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*