Vlado Siap Kolaborasikan Pemain Muda dan Senior di PSIM Yogyakarta

Pelatih PSIM Yogyakarta, Vladimir Vujovic, mengungkapkan
sudah memiliki gambaran akan skuatnya nanti.

Ia mengatakan akan memadukan pemain muda dan senior demi terciptanya harmoni dalam tim.

Di sisi skuat, gerbong Bogor FC, klub yang sempat dilatih Vlado sebelum merapat ke PSIM, sebagian besar dibajak dan dibawa menuju Yogyakarta.

Alhasil, aroma tim berjuluk Laskar Kujang tersebut, begitu kentara di skuat Naga Jawa yang diproyeksikan untuk Liga 2 2019 ini.

Cristian Gonzales melengkapi nama-nama tenar yang turut diboyong dari Laskar Kujang diantaranya Pemain Terbaik Liga 2 2019 Ichsan Pratama, Hendika Arga, Aditya Putra Dewa, Hisyam Tolle, M. Agung Pribadi, Rudiyana hingga gelandang naturalisasi Raphael Maitimo.

Disamping deretan pemain berpengalaman, Laskar Mataram juga memiliki barisan pemain muda potesial yang jelas tak bisa dikesampingkan diantaranya top skorer Bogor FC musim lalu, Dwi Rafi Angga, Al Rizqy Dwi Pradana, Rizky ‘Gelbo’ Syawaludin, Pratama Gilang dan pilar musim lalu yang sempat dipanggil seleksi Timnas U-22, Yoga Pratama.

“Kami butuh kombinasi yang optimal antara pemain muda dan pengalaman,” ungkap Vlado.

Lebih lanjut, mantan bek Bhayangkara FC dan Persib Bandung tersebut berharap hadirnya sosok senior di skuat Laskar Mataram seperti Ngurah Nanak, Cristian Gonzales, Ade Suhendra, Raphael Maitimo dan Fandy Edy mampu berperan penting dalam membimbing pemain muda.

Tak terkecuali pada penyerang senior Cristian Gonzales, yang diharapkan dapat menjadi mesin gol sebagaimana yang ia lakukan bersama PSS Sleman musim lalu.

“Iya, dia (Gonzales) tetap akan menjadi target man di lini depan. Dia akan free role dan pengalamannya bermain yang matang sangat kami butuhkan,” kata Vlado.

“Saya memang mengharapkan dia mampu banyak mencetak gol nantinya,” imbuhnya.

Ya, Cristian El Loco Gonzales belum habis. Mantan penyerang timnas Indonesia itu memberi bukti bahwa ia tetap tajam dan sukses membawa PSIM Yogyakarta menumbangkan Cilegon United dengan skor tipis 2-1 dalam laga uji tanding, Minggu (19/5/2019) silam.

Dua gol Cristian Gonzales masing-masing diciptakan pada babak kedua, yakni menit ke-55 dan 59. El Loco memberi bukti bahwa dirinya masih harus diwaspadai untuk urusan mencetak gol.

Bukan hanya itu, pemain yang sudah menginjak 43 tahun itu juga masih punya tekad membara.

Gonzales menargetkan bersama PSIM musim ini bisa membawa tim berjulukan Laskar Mataram tersebut promosi ke Liga 1 2020 mendatang.

Ia optimistis dengam skuat yang ada saat ini.

Meski begitu, dirinya tidak menargetkan jumlah gol.

“Setiap saya wawancara saya tidak berbicara soal berapa target gol musim ini. Tapi saya hanya ingin berusaha membawa PSIM menang dalam setiap pertandingan,” ujar mantan striker Arema FC dan Persib Bandung itu.

Sementara itu, penyerang muda PSIM, Dwi Rafi Angga, mengatakan kehadiran Gonzales menjadi motivasi baginya.

Ia berujar, banyak mendapat pelaran penting dari sosok penyerang naturalisasi tersukses yang dimiliki Indonesia tersebut.

“Saya siap bersaing dengan siapa saja termasuk Gonzales. Keberadaan Gonzales membuat saya bisa belajar lebih banyak darinya, karena dia adalah salah satu striker terbaik di Indonesia,” ujar penyerang kelahiran 1996 tersebut.