Nama Persis Genap Berusia 86 Tahun

Pada 12 Mei lalu, ternyata ‘nama’ Persis Solo genap berumur 86 tahun. Laskar Sambernyawa memang resmi berdiri tahun 1923 dengan nama awal Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB). Sayang umur ‘nama’ VVB hanya sekitar 10 tahun saja. Hal ini lantaran pada tahun 1933, pengurus kala itu memutuskan untuk merubah nama VVB menjadi Persis. Secara resmi nama ini berganti dari hasil rapat kecil pada 12 Mei 1933.

Perubahan nama baru ini dicetuskan oleh Soemokartiko. Setelah penggantian nama tersebut, akhirnya dibentuk juga kepengurusan organisasi baru. Di mana Dr Suratman Edwin ditunjuk sebagai ketua umum Persis di tahun 1933.

Hasil keputusan perubahan nama VVB ke Persis Surakarta, tercatat jelas dalam koran keluaran Solo, Darmo Kondo terbitan tanggal 13 Mei 1933:

“Menoerot kerapatan VVB dan wakil-wakil dari club anggotanja hari malam Saptoe kemarin. memoetoeskan bahwa moelai sekarang, nama VVB (Vorstenlandensche Voetbal Bond) di ganti nama: Persis (Perikatan Sepakraga Indonesia Soerakarta). Maka dari itoe harap lantas diketahoei oleh poebliek seomoemnja dan nama Persis minta diboenjikan: Persis, agar Soepaja bisa lantas bekerdja Persis segala-galanja,” tulis Darmo Kondo di edisi 13 Mei 1933.

Nama baru ini membuat bond Persis diharapkan memiliki semangat baru dalam perjuangan di jalur lapangan hijau untuk nama besar Kota Solo. Tim pertama yang menjadi lawan Persis setelah berganti nama adalah klub Sedar dari Tasikmalaya, yang digelar di Sriwedari (27/5/1933). Dua hari sebelumnya Sedar menjajal dua tim lokal di bawah naungan Persis, yakni HW dan Sinar Kota.

Perubahan nama Persis ini, ternyata tak lama setelah Stadion Sriwedari diresmikan. Stadion Sriwedari mulai bisa digunakan pemain sepak bola pribumi bertanding di lapangan hijau, sejak Januari 1933. (nik)