Keterkaitan Olimpiade dan Piala Dunia 2030 dalam Bidding PSSI ke FIFA

Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, menjelaskan alasan PSSI mencalonkan Indonesia menjadi salah satu dari total delapan negara calon tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Hal itu diketahui dari rilis resmi FIFA yang mengungkapkan daftar delapan negara calon tuan rumah Piala Dunia U-20 2021, pada Kamis (23/5/2019).

Awalnya, FIFA mengirimkan undangan kepada semua anggotanya untuk mengajukan diri menjadi tuan rumah, Indonesia menjadi satu dari delapan negara yang berminat.

Ratu Tisha pun berujar bahwa ketertarikan PSSI untuk ikut bidding tak terlepas dari program jangka panjang yang sedang dibangun federasi terhadap prestasi sepak bola Indonesia pada level internasional.

Sebagaimana diketahui, Olimpiade 2024 serta Piala Dunia 2030 jadi event akbar yang tengah dibidik PSSI untuk bisa menyertakan timnas Indonesia di sana.

“Memang target kami menuju Olimpiade 2024 secara organisasi, kami harus berstrategi,” kata Ratu Tisha kepada wartawan, Sabtu (25/5/2019).

“Secara teknis, kami punya Elite Pro Academy, Garuda Select, dan sebagainya. Secara organisasi kami memang looking bidding di Piala Dunia U-20 2021,” ujarnya menambahkan.

“Itu adalah satu langkah yang kami taruh sebagai mimpi kami. Semoga bisa berjalan dengan lancar,” katanya lagi.

Eks Direktur Kompetisi PT Gelora Trisula Semesta (GTS) itu pun membeberkan progres terkini proses bidding Indonesia.

Dia menyebut bahwa saat ini PSSI masih berada pada tahap awal dari berbagai proses yang harus dilewati untuk bisa benar-benar terpilih menjadi tuan rumah.

“Kemarin adalah Letter of Interest (LOI), kami submission untuk interest letter terlebih dahulu. Jadi, letter of interest telah kami berikan,” tuturnya.

Setelah ini, Indonesia dan calon tuan rumah lainnya masih harus mendaftarkan diri lagi jika benar-benar serius dengan batas deadline pada 21 Juni mendatang.

Kemudian 30 Agustus jadi deadline bagi semua asosiasi untuk melengkapi semua berkas syarat, lalu pengumuman akan dilakukan pada kuartal keempat 2019.

“Kami punya kepercayaan diri yang kuat karena Asian Games, Piala Asia U-19 (2018) di Indonesia, fresh, dan kami memiliki infrastruktur yang siap untuk kejuaraan usia muda dan juga fans yang begitu meriah,” ucap Tisha.

“Yang bisa kami banggakan dari seluruh negara yang ada, betapa meriahnya fans kami. Mudah-mudahan situasi yang ada mendukung,” ujarnya berharap.

“Harapannya ada dukungan dari pemerintah maupun pihak-pihak sponsor lain nanti untuk membantu kami bidding,” kata wanita berkacamata itu.