Kata Vujovic Soal Kondisi Fisik Skuat PSIM Jogja

Pelatih PSIM Jogja, Vladimir Vujovic, menilai timnya sudah mengalami peningkatan kondisi fisik jelang bergulirnya kompetisi Liga 2 2019. Ichsan Pratama dkk. bisa menerapkan strategi pressing yang diinginkan tim pelatih.

Penilaian yang diutarakan Vujovic merupakan hasil pengamatan saat uji coba kontra Cilegon United, Minggu (19/5/2019). Dalam uji coba yang dimenangkan Laskar Mataram 2-1, para pemain bisa memberikan tekanan sepanjang 60 menit.

“Kalian bisa lihat saat uji coba lawan Cilegon, kita press, kasih mereka tekanan sepanjang 60 menit dan bisa cetak dua gol. Setelah itu saya ganti sebagian besar pemain saat 25 menit terakhir,” kata Vujovic usai memimpin latihan di Lapangan Kenari, Jogja, Jumat (24/5/2019) sore.

Tekanan yang diberikan bukan saja membuat penggawa PSIM Jogja lebih percaya diri. Penggawa Cilegon United pun ikut kelelahan setelah meladeni permainan PSIM.

“Ekspektasi saya, setelah turun minum mereka akan keluar seperti babak pertama, tapi kemudian di babak kedua mereka keluar dengan pemain yang berbeda, capek juga ternyata mereka,” ucap Vujovic.

“Saya rasa para pemain berada dalam level 80 persen, bahkan beberapa ada juga yang siap untuk turun dalam kompetisi,” imbuh pelatih asal Montenegro ini.

Dengan modal fisik yang prima, para pemain bisa lebih mudah dalam menerapkan skema yang diinginkan tim pelatih. Vujovic menyebut, karakter bermain yang dibentuknya merupakan hasil analisa permainan di Liga 2 2017 dan Liga 2 2018.

Skema yang diinginkan bukan model tiki-taka. Vujovic menilai gaya bermain ala Barcelona itu kurang tepat digunakan untuk kompetisi kasta kedua. Faktor utamanya adalah kualitas lapangan beberapa klub yang tak begitu rata.

“Saya sudah lihat bagaimana karakter permainan Liga 2,” tuturnya. “Terpenting bagi kita bagaimana meraih kemenangan di setiap pertandingan,” pungkasnya.