Mengenal Hari Nur Yulianto, Kapten PSIS yang jadi Biang Keladi Kekalahan Persija

Hari Nur Yulianto, sosok kapten PSIS Semarang ini namanya begitu mencuri perhatian di gelaran Shopee Liga 1 2019 (kasta tertinggi bola Indonesia) pekan kedua. Ia mampu memimpin rekan-rekannya untuk menaklukkan tim lawan, Persija Jakarta.

Kisahnya terjadi pada Minggu (27/05/19) malam kemarin. Tepatnya dalam laga sepak bola antara PSIS Semarang vs Persija Jakarta yang digelar di Stadion Madya Magelang.

Hari Nur Yulianto tampil sendirian sebagai pemain PSIS Semarang yang menghancurkan Persija Jakarta. Dua golnya pada menit ke-75 dan 77′, sukses membalikkan keadaan dan membuat tim Macan Kemayoran bertekuk lutut dengan skor 2-1.

Nama Hari Nur Yulianto sendiri sejatinya sudah sejak musim lalu memiliki peran vital bagi PSIS Semarang. Ia bahkan bisa dibilang merupakan salah satu bintang lokal yang bersinar di gelaran Liga 1.

Ya, pada Liga 1 2018 lalu, Hari Nur Yulianto total mencetak 10 gol bagi PSIS Semarang. Torehan itu membuatnya menjadi top skor kedua PSIS Semarang, di bawah penyerang asing Bruno Silva yang membukukan 16 gol.

Peran vitalnya tak hanya soal torehan gol saja, tapi juga menit bermain. Berperan sebagai kapten, Hari Nur Yulianto musim lalu tak pernah sekalipun absen dalam laga PSIS Semarang di kancah Liga 1.

Bila dilihat dari gaya bermainnya, Hari Nur Yulianto bukanlah sosok penyerang murni. Hari Nur Yulianto lebih berperan sebagai pemain sayap yang mampu ditempatkan di sisi kanan ataupun kiri.

Musim ini, peran Hari Nur Yulianto sepertinya akan lebih vital lagi. Pasca kemenangan atas Persija Jakarta, pelatih PSIS Semarang mungkin bakal meracik strategi yang membuat Hari Nur Yulianto berperan sebagai juru gedor utama.

Belum lagi, Hari Nur Yulianto kini didukung oleh pemain level Timnas Indonesia, Septian David Maulana, yang menghiasi lini tengah. Kehadiran Septian David dipercaya bisa makin mempermudah kinerja Hari Nur Yulianto untuk menjebol gawang lawan.

Patut dinanti, bagaimana kiprah Hari Nur Yulianto selanjutnya bersama PSIS Semarang? Apakah akan ada kejutan lain yang bisa diberikan oleh sang kapten? Juara?