Pelatih Arema FC Optimistis Timnya Bangkit Kala Menjamu Persela Lamongan

Milomir Seslija angkat bicara soal kondisi timnya jelang melakoni laga pekan ketiga mereka di ajang Shopee Liga 1 musim 2019, kontra Persela Lamongan. Pelatih Arema FC ini optimistis timnya bakal bangkit pada pertandingan tersebut.

“Kami tahu apa yang akan kami lakukan. Kami lihat ada banyak energi positif di diri pemain,” ucap Milomir Seslija.

“Kami sudah belajar dan membenahi apa saja yang salah pada dua pertandingan sebelumnya. Yang pasti, kami punya pemain-pemain bagus dengan attitude bagus,” sambungnya.

Arema akan melanjutkan perjalanan mereka pada kompetisi ini dengan menghadapi Persela Lamongan. Pertandingan, yang akan dihelat di Stadion Kanjuruhan Malang, Senin (27/05) tersebut, akan disiarkan secara langsung oleh Indosiar.

Sebelumnya, Arema kembali menelan kekalahan pada laga kedua mereka di Shopee Liga 1 musim 2019, kontra Borneo FC, di Stadion Segiri Samarinda, Rabu (22/05). Pada pertandingan, yang disiarkan secara langsung oleh Indosiar ini, mereka kalah dua gol tanpa balas melalui gol bunuh diri Hamka Hamzah dan sepakan Lerby Eliandri.

Dengan kekalahan ini, Arema belum satu pun mendapat poin selama perjalanan mereka pada Shopee Liga 1 musim ini. Pada laga pertama, kontra PSS Sleman, di Stadion Maguwoharjo Sleman, Rabu (15/05) lalu, mereka pun harus menelan kekalahan. Pada laga yang juga disiarkan langsung Indosiar tersebut, mereka harus menelan kekalahan dengan skor 1-3.

Sementara itu, Milo -sapaan karib Milomir Seslija- menilai bahwa kekalahan anak asuhnya pada dua laga sebelumya adalah hal wajar. Kekalahan tersebut, sambungnya, adalah bagian dari sepak bola.

“Kekalahan ini merupakan cara kami berbebah,” kata Milo.

“Dengan kekalahan ini, kami belajar untuk bisa jadi lebih baik dan sukses ke depannya,” ia menambahkan.

Lebih lanjut, Milo membandingkan dua kekalahan anak asuhnya pada musim kompetisi ini dengan kekalahan mereka dari Persela pada Piala Presiden 2019 lalu. Menurutnya, kedua kekalahan tersebut dan kekalahan kontra Persela lalu memiliki bobot sama.

“Setelah kekalahan lawan Persela, kami mendapat banyak kritikan. Dari situ, kami belajar, berbenah, dan akhirnya bisa meraih kesuksesan,” tutur pelatih berusia 54 tahun tersebut.

“Seperti yang sudah saya katakan, dari dua kekalahan kemarin, kami sudah tahu apa yang salah. Kami akan berubah lebih baik lagi ke depannya,” Milo menandaskan.