Catatkan Dua Kemenangan Beruntun, MU Bidik Borneo FC

Sukses menyapu bersih dua pertandingan awal di Liga 1 Indonesia 2019, Madura United diminta untuk tidak terbawa euforia. Manajer Madura United, Haruna Soemitro mengingatkan seluruh pemainnya bahwa perjuangan masih panjang dan mereka harus selalu menjaga fokus dan target paling dekat adalah mengamankan tiga angka kala menjamu Borneo FC, Selasa (28/5) malam nanti.

Start sempurna yang berhasil dicatatkan Madura United, usai memetik kemenangan di markas Persela Lamongan dan Barito Putera mengantarkan tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu kini bertengger di puncak klasemen sementara dengan raihan enam poin.

Capaian awal musim tersebut terbilang impresif, karena Madura United mencatatkannya di markas lawan. Hal itu tentu berbeda dengan Bali United dan PSM Makassar yang memetik dua kemenangan beruntun ketika berlaga di depan publik sendiri.

Keberhasilan Greg Nwokolo dan kawan-kawan tampil garang di markas lawan itu disebut Manajer Madura United harus mampu dilanjutkan ketika nanti bermain di markas sendiri, yaitu Stadion Gelora Ratu Pamelingan Madura, Selasa (28/5). Itu akan jadi pertandingan kandang perdana Laskar Sape Kerrab musim ini.

“Saya langsung bilang sama semua pemain di ruang ganti untuk hentikan atau lupakan senang-senangnya, karena mereka harus sudah fokus ke Borneo FC. Pekan ketiga ini tidak boleh cedera, harus poin bagus juga,” jelas Haruna Soemitro seperti dilansir laman resmi Liga Indonesia.

Skuat Madura United sendiri direncanakan akan mulai melakukan persiapan untuk pekan ke-3 nanti dengan menggelar latihan di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Minggu (26/5) malam.

Pelatih Madura United, Dejan Antonic menyebut waktu yang dimiliki timnya untuk melakukan persiapan memang cukup mepet karena itu ia akan memanfaatkannya dengan semaksimal mungkin. Apalagi ia tak ingin dua kemenangan beruntun timnya di markas lawan terhenti justru ketika melakoni laga kandang.

“Saat ini kami masih planning, besok malam di Bangkalan (Stadion Gelora Bangkalan). Senin kami harus sudah di Pamekasan. Yang butuh dibenahi, saya rasa tidak banyak, tapi anak-anak harus kerja keras lagi di latihan untuk mendapatkan hasil maksimal,” katanya.