Performa Arema Tak Seperti di Piala Presiden, Milo Kesulitan Beri Jawaban

Dalam dua laga pertama Shopee Liga 1 2019, Arema FC tak bisa memperlihatkan penampilan segarang ketika mereka tampil di Piala Presiden 2019. Berada di dasar klasemen sementara Liga 1 2019, pelatih Arema, Milomir Seslija, sulit untuk memberikan jawaban yang tepat.

Dua kekalahan beruntun membuat Arema FC kini berada di dasar klasemen. Kekalahan 1-3 dari PSS Sleman dan 0-2 dari Borneo FC membuat Singo Edan belum memiliki poin. Permainan Arema pun menjadi tidak produktif, setidaknya lebih buruk ketimbang saat tampil di Piala Presiden 2019.

Pelatih Arema, Milomir Seslija, juga mengaku kesulitan memberikan jawaban mengenai performa timnya yang tidak seperti ketika masih pramusim. Status juara Piala Presiden 2019 dengan torehan 23 gol dalam delapan pertandingan seakan menjadi perbedaan mencolok jika melihat kondisi Arema saat ini.

“Sulit saya menjelaskannya. Mungkin ada beberapa faktor. Tapi, dalam latihan pemain sangat luar biasa,” kata pelatih asal Bosnia ini.

Jika menilik komentar Milo, artinya pemain Arema tidak bisa memperlihatkan yang sudah dilakukan dalam sesi latihan. Milo menduga jika Hamka Hamzah dkk. kesulitan beradaptasi dengan Ramadan.

“Mungkin pemain merasa lebih berat bermain saat Ramadan. Lawan Persela nanti juga tetap jadi pertandingan yang sulit. Tapi, kami harus segera mendapatkan hasil bagus untuk memulihkan kondisi tim,” jelas Milo.

Arema terlihat masih melakukan apdatasi di lini depan karena keberadaan Sylvano Comvalius cukup mengubah karakter menyerang Singo Edan. Milo pun mengakui hal itu, tapi ini bukan jadi persoalan utama Singo Edan. Adanya Comvalius tetap dianggap sebagai tambahan kekuatan.

“Kami memang mencoba hal baru dengan keberadaan striker yang punya postur bagus. Setiap waktu Arema mencoba bermain lebih baik dan efektif,” sambungnya.

Arema kini sudah melakukan persiapan untuk menghadapi Persela Lamongan dalam laga terdekat yang digelar Senin (27/5/2019). Dalam laga ini kemungkinan komposisi pemain terbaik bisa diturunkan karena Alfin Tuasalamony dan Dendi Santoso sudah dapat lampu hijau dari tim medis setelah mengalami cedera pada pertandingan pertama.

“Kami akan lihat kondisi pemain ke depan seperti apa. Yang pasti kami harap bisa menurunkan komposisi terbaik dan coba membuat formulasi baru untuk menang,” jelasnya.

Tentunya ada beberapa pergantian pemain yang dilakukan Arema dalam susunan pemain inti karena sekarang mereka main di kandang. Biasanya Milo akan menurunkan lebih banyak pemain yang punya naluri menyerang.