Jelang Kick-Off Liga 2 2019, Mitra Kukar Siapkan Kekuatan Tim di Jakarta

Sekian lama tak ada kabar, Mitra Kukar terdengar telah melakukan pemusatan latihan di Jakarta, mulai Senin (20/5).

Pemusatan latihan tersebut dilakukan menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 bulan depan.

Asisten manajer Mitra Kukar Nor Alam pun membenarkan informasi tersebut. Ayah dua anak itu mengatakan, Anindito Wahyu cs akan melakoni latihan selama dua pekan di Lapangan Bea Cukai, Jakarta.

“Sudah ada instruksi dari pemilik klub untuk menggelar persiapan. Rencana awal pemain akan kumpul dua minggu, jika tidak memungkinkan akan dipangkas menjadi 10 hari,” terang Alam, Ahad (19/5).

Alam menuturkan, dipilihnya Jakarta sebagai lokasi TC lantaran dinilai lebih ekonomis dan mudah dijangkau semua pemain. “Sebenarnya kami ingin menggelar latihan di Tenggarong. Tapi melihat waktunya, kami pikir lebih baik di Jakarta. Setelah Lebaran baru di Tenggarong,” imbuh Alam.

Sementara itu, bek anyar Mitra Kukar Faris Ardiansyah mengaku senang, akhirnya tim yang dia bela mulai fokus tatap kompetisi. Meski hanya dua pekan, setidaknya chemistry antarpemain kembali tumbuh.

“Tak masalah seberapa lama TC, terpenting adalah semua pemain bisa saling memahami,” terang eks Sriwijaya FC tersebut.

Meski memutuskan memulai pemusatan latihan di Jakarta, hari ini, manajemen Mitra Kukar belum membuka identitas arsitek mereka. Bahkan rencananya selama berada di ibu kota, Abdul Gamal dkk akan ditangani pelatih fisik, Asep Suryadi.

“Sementara masih dipercayakan kepada coach Asep dan Kardok. Untuk pelatih baru, masih tunggu pengumuman resmi dari pemilik klub saja,” beber Nor Alam, asisten manajer Naga Mekes.

Dihubungi terpisah, Asep Suryadi mengatakan, selama berada di Jakarta, skuatnya akan lebih banyak menjalani latihan fisik. Lama tak berlatih dengan intensitas tinggi, Asep yakin fisik pemain menurun drastis.

“Fokus utama tentu fisik, karena pemain sudah terlalu lama libur,” tegas Asep.

Dia menilai, waktu dua minggu terlalu singkat. Kendati demikian, itu lebih baik daripada tanpa lakukan persiapan. “Saya akan siapkan formula terbaik demi kembalikan stamina pemain. Sehingga setelah Lebaran nanti, mereka tidak mengulang latihan dari nol,” pungkas alumnus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung tersebut.