Twitter Persija Banjir Kecaman usai Jual Kiper Ketiganya

Persija Jakarta resmi melepas salah satu kipernya, Daryono. Kiper pelapis Andritany Ardhiyasa dan Shahar Ginanjar ini resmi hengkang dari skuat berjuluk Macan Kemayoran pada Kamis (23/5/2019).

Lepas dari asuhan Ivan kolev, Daryono memilih berlabuh ke Perseru Badak Lampung FC yang dianggap dapat memberikan jam terbang lebih banyak dari klub lamanya, meski dia masih memiliki kontrak hingga akhir tahun 2019.

Daryono diketahui sudah sejak dua musim lalu berniat untuk hengkang. Alasannya terutama lantaran minimnya jam terbang dan lebih kerap memanaskan bangku cadangan. Melihat pertimbangan usia dan karier yang masih panjang, kiper kelahiran Semarang itupun bulat tekadnya untuk meninggalkan Persija.

Kepergian Daryono ternyata menimbulkan kekecewaan tersendiri bagi suporter Macan Kemayoran. Tentu saja jejaring sosial milik Persija Jakarta yang terkena imbasnya.

Unggahan yang dibagikan akun Twitter @Persija_Jkt yang tertulis “Terima kasih Daryono, sukses di klub barunya!,” membuat netizen meradang.

Akun Twitter @keysssssa misalnya, dia menulis, “sayang banget ya, padahal jam terbangnya udah lumayan banyak semenjak di pegang Teco. Harusnya dipinjemin aja jangan dilepas, sayang aja sih dilepas kayak gitu,”. Adapun akun @rizalagiel_, dia menulis “Lini belakang yang tumpul, yang dilepas kiper.”

Sementara itu, akun @147crew_ mengucapkan terima kasih telah bergabung menjadi sejarah Persija.

Selama berseragam Persija Jakarta, Daryono terbilang tampil cukup lumayan.

Dilansir dari transfermarkt.com Daryono mencatatkan 100 persen kesuksesan saat menghadang pinalti lawan sebanyak dua kali. Artinya dua penalti yang dilesakkan lawan ke gawang Persija berhasil dia tepis seluruhnya.

Sementara itu, akun @147crew_ mengucapkan terima kasih telah bergabung menjadi sejarah Persija.

Selama berseragam Persija Jakarta, Daryono terbilang tampil cukup lumayan.

Dilansir dari transfermarkt.com Daryono mencatatkan 100 persen kesuksesan saat menghadang pinalti lawan sebanyak dua kali. Artinya dua penalti yang dilesakkan lawan ke gawang Persija berhasil dia tepis seluruhnya.