Persebaya Protes Pemanggilan Pemain Timnas Indonesia untuk Uji Coba Kontra Vanuatu

Keputusan PSSI mengelar pemusatan latihan Timnas Indonesia mulai 31 Mei 2019 memang tidak bermasalah. Namun, laga uji coba yang digelar melawan Vanuatu yang digelar pada 15 Juni yang menjadi tanda tanya dari klub, tak terkecuali Persebaya Surabaya.

Menurut kalendar resmi FIFA, jadwal pertandingan internasional memang bergulir antara 3-11 Juni 2019 dan membuat uji coba kontra Yordania yang berstatus laga resmi. Sementara itu, status duel kontra Vanuatu tidak jelas mengingat 15 Juni bukan lagi tanggal yang masuk dalam FIFA Matchday.

Belum lagi Shopee Liga 1 2019 akan kembali bergulir setelah libur Idulfitri pada 14 Juni, di mana laga pekan keempat bergulir. Manajer Persebaya, Candra Wahyudi, menyadari ada yang tidak beres dan merasa keberatan harus melepas para pemainnya, yaitu Hansamu Yama, Ruben Sanadi, dan Irfan Jaya.

“Bagaimanapun kami juga punya kebanggaan bisa menyumbang pemain ke Timnas Indonesia. Intinya klub pasti mendukung. Tapi, PSSI juga harus memikirkan kepentingan klub, satu di antaranya bersinergi dengan klub soal program,” ujar Candra Wahyudi kepada Bola.com, Jumat (24/5/2019).

Kami sudah ada komitmen bahwa jadwal Timnas Indonesia tidak akan benturan dengan Liga 1. Kalau seperti ini, ujung-ujungnya yang dirugikan klub dan pemain. Tidak hanya Persebaya, klub lain pasti akan mereka durgikan seperti itu,” imbuh Candra.

Sebelumnya, Madura United juga melancarkan protes keras kepada PSSI yang mengeluarkan jadwal uji coba tersebut. Laskar Sape Kerap bahkan mengancam tak akan melepas Andik Vermansah, Zulfiandi, dan Beto Goncalves yang mendapat panggilan Timnas Indonesia

Persebaya tidak ingin gegabah dengan polemik yang akan lahir dalam hal ini. Candra ingin mengingatkan PSSI untuk tidak mencocokkan jadwal Timnas Indonesia dan Liga 1 agar tidak terjadi benturan seperti ini.

“Kami tidak menghalangi kepentingan Timnas Indonesia, kami tahu itu lebih penting di atas segalanya. Tapi, ke depan program Timnas harus sesuai kalendar. Seharusnya tidak mengorbankan klub, artinya, jadwal kompetisi tidak boleh berbenturan dengan Timnas Indonesia,” ujar Candra.

PSSI sebenarnya sudah mengirim kalendar kepada seluruh klub yang berisikan agenda selama tahun 2019. Dalam kalender itu tercantum jadwal Liga 1, FIFA Match Day, Piala Indonesia, libur nasional, hingga berbagai agenda turnamen Timnas Indonesia di kelompok usia.

Sesuai kalendar tersebut pula, tidak ada jadwal uji coba Timnas Indonesia pada tanggal 15 Juni 2019. Bahkan tanggal itu dimasukkan sebagai agenda klub untuk menjalani lanjutan kompetisi Liga 1 2019.

“Persebaya berkomunikasi dengan PSSI dan staf kepelatihan di Timnas Indonesia. Ada hal-hal yang bisa dikomunikasikan. Seperti hal ini, PSSI harus mengevaluasi. Kami meminta mekanisme seperti itu,” ucap Candra.