Pelatih Baru Persiraja Banda Aceh Akui Masih Butuh Tambahan Amunisi Baru

Pelatih baru Persiraja, Hendri Susilo sudah mulai melihat kerangka tim asal ujung Sumatera tersebut. Dia menilai ada banyak poin, dari komposisi tim yang sejatinya sudah dibentuk sejak awal tahun tersebut.

Mantan pelatih PSPS Riau tersebut mengungkapkan ada dua hal mencolok yang perlu segera dibenahi. Yakni terkait kondisi fisik dan kualitas pemain.

Sejak tiba di Banda Aceh beberapa hari lalu, Hendri dibantu oleh Akhyar Ilyas dan staf kepelatihan terus mengintensifkan latihan.

“Sampai dimana mereka dapat selama 10 hari latihan itu. Dua game ini, saya melihat kondisi anak-anak masih di bawah standar lah. Makanya di sisa waktu yang ada kita tingkatkan,” jelasnya.

Untuk komposisi pemain yang ada saat ini, ia mengaku tetap bersyukur. Hanya saja, bila boleh jujur, diakuinya butuh beberapa pemain lagi untuk mendongkrak tim. Sektor ‘tembok’ dan ‘ujung tombak’ menjadi sisi yang paling mengkhawatirkan saat ini di Persiraja.

“Di sektor yang urgen sekali, striker dan center back. Yang lain masih bisa dimaksimalkan lah,” ungkapnya.

Selain di posisi itu, ternyata belum aman menurutnya. Dia tetap akan melihat kualitas pemain, dan bukan tidak mungkin akan ada banyak pemain baru yang akan didatangkan, yang dari sisi kualitas dirasa lebih mempuni.

“Di sepakbola, kita profesional. Artinya serius mendatangkan pemain terbaik. Tapi yang jadi masalah, pemain bagus itu menjadi rebutan,” jelas pelatih berlisensi A AFC asal Sumatra Barat ini.

Di sisa waktu yang ada, Persiraja tetap fokus pada intensitas latihan. Kata Hendri, di bulan puasa latihan fisik menjadi fokus utama. Ia juga melihat pentingnya uji coba untuk menguji sejauh mana progres para pemain.

“Dengan uji coba lebih cepat meningkatkan. Di situ ada strength, power, kecepatan, ada benturan. Kalau ada, uji coba dengan lawan sebanding, dan lawan yang lebih di atasnya, itu lebih bagus lagi untuk meningkatkan permainan tim,” ujarnya.