Makan Konate Ungkap Hal yang Bisa Bikin Arema Segera Bangkit

Arema FC kini berada di dasar klasemen Shopee Liga 1 2019 setelah mengalami kekalahan kedua saat bertandang ke Samarinda, Rabu (22/5/2019). Kekalahan 0-2 dari Borneo FC di Stadion Segiri membuat Arema belum mendapatkan poin. Gelandang serang Arema, Makan Konate, mengungkapkan hal penting yang diperlukan oleh Arema untuk segera bangkit.

Kekalahan dari Borneo FC memperpanjang tren negatif Arema di awal Liga 1 2019. Pada laga pekan pertama, Arema juga kalah 1-3 dari PSS Sleman dalam pertandingan pembuka.

Bicara soal hasil buruk ini, gelandang serang Arema, Makan Konate, tidak ingin skuat Singo Edan patah arang karena dua kekalahan yang dialami. Makan Konate pun menegaskan pentingnya kemenangan dalam laga berikutnya sebagai momen kebangkitan.

“Kami hanya butuh satu kemenangan dalam laga terdekat untuk segera bangkit. Biasanya jika sudah meraih kemenangan, pertandingan selanjutnya bisa berjalan lebih mudah,” ujar Makan Konate.

Konate mengetahui jika sejak musim lalu Arema selalu mendapat jadwal berat di awal musim. Tahun 2018, Singo Edan bersua dengan 8 tim tangguh secara berurutan di awal musim, sedangkan tahun ini mereka dihadapkan dua laga tandang sebagai pembuka.

“Saya tahu memang Arema dapat jadwal berat di awal sejak musim lalu. Kami akan tetap menjaga semangat di lapangan,” jelas mantan pemain Persib Bandung dan Sriwijaya FC ini.

Dalam laga selanjutnya, Arema akan memainkan laga kandang pertama mereka di Liga 1 2019 dengan menjamu Persela Lamongan di Stadion Kanjuruhan, Senin (27/5/2019). Lag tersebut diharapkan menjadi titik balik Arema di Liga 1.

Persela saat ini juga masih belum stabil. Tim besutan Aji Santoso itu hanya dapat satu poin dari dua kali bermain di kandang sendiri. Namun, Konate juga tidak ingin memandang ringan laga tersebut karena Persela sempat mengalahkan Arema di fase grup Piala Presiden 2019.

“Kami harus fokus lagi menghadapi pertandingan selanjutnya karena kemenangan menjadi sangat penting apalagi di kandang sendiri,” tegas pemain Arema asal Mali itu.