Persija Imbau Jakmania Tak Tebarkan Ujaran Kebencian di Medsos

Persija Jakarta mengimbau agar suporter mereka, The Jakmania tak ikut menebarkan ujaran kebencian di media sosial. Sebab, medsos dianggap jadi salah satu media yang bisa memperuncing hubungan antarsuporter.

Provokasi di dunia maya antarsuporter belakangan memang memanas. Bahkan, kabarnya kericuhan di Stadion Maguwoharjo pada Rabu (15/5) malam WIB dalam laga pembuka Liga 1 2019 dipicu saling ejek melalui medsos.

Manajemen Persija berharap Jakmania tak ikut memanaskan situasi. Mereka juga ingin suporter fokus mendukung Macan Kemayoran – julukan Persija, dan tak mengomentari klub lain.

“Kalau kami lihat di medsos Jakmania imbauannya terus baik. Apalagi Infokom Jakmania cukup kreatif. Itu media yang paling cepat dan paling tepat untuk mengimbau menjadikan suporter, terutama Jakmania lebih baik,” ungkap CEO Persija, Ferry Paulus, di Epi Walk, Jumat (17/5) malam WIB.

Sampai dengan saat ini Ferry menilai manajemen punya hubungan yang baik dengan suporter. Saat peluncuran skuad contohnya, manajemen turut mengundang seluruh Korwil Jakmania.

“Apalagi ketua umum rajin main ke kantor, kami juga sering diundang berkunjung ke sana. Dalam waktu dekat bahkan akan ada kantor yang baru untuk Jakmania,” pungkas Ferry.