Persija Butuh Rp 100 Miliar untuk Arungi Musim 2019

Persija Jakarta diakui membutuhkan dana sebesar Rp 100 miliar untuk mengarungi musim 2019. Bahkan, meski sudah memiliki enam sponsor, tapi pemasukannya masih belum setara dengan pengeluaran.

Macan Kemayoran – julukan Persija, seperti diketahui baru saja memperkenalkan enam sponsor baru yakni Tolak Angin, Kratingdaeng, Bank DKI, Indomie, Go-Jek, dan Rasuna Epicentrum. Masih ada dua sponsor lagi yang kabarnya tengah dalam tahap negosiasi.

CEO Persija, Ferry Palus, mengakui untuk mengarungi musim 2019 membutuhkan dana besar, terutama Liga 1 2019. Pemasukan sponsor dikatakannya belum sebanding. Artinya, Persija harus putar otak untuk menyeimbangkan antara pendapatan dan pengeluaran.

“Kalau sponsor head to head dengan pengeluaran masih kurang. Makanya kami masih berharap dari tiket, marchandise, dan sebagainya,” ujar Ferry usai acara Launching Persija di Epi Walk, Jakarta, Jumat (17/5) malam WIB.

Menurut Ferry, pengeluaran Macan Kemayoran selama musim ini memang cukup besar. Hal itu karena berbagai hal mulai dari biaya kebutuhan tim, tiket pesawat, hingga persiapan untuk Initial Public Offering (IPO).

“Total musim ini (Persija membutuhkan) hampir Rp 100 miliar karena ada persiapan untuk IPO dan lainnya. Kalau head to head atau aple to aple dengan tim itu average-nya di antara Rp 50 miliar sampai Rp 60 miliar,” tutup Ferry.