Beban Berat Persija di Liga 1 Musim 2019

Kapten Persija Jakarta, Ismed Sofyan, buka suara soal persaingan di kompetisi Liga 1 musim 2019. Menurut Ismed, musim 2019 akan menjadi yang terberat bagi Persija.

Persaingan, diyakini Ismed, bakal makin ketat. Itu didasari fakta banyak rival Persija yang melakukan pembenahan besar-besaran di skuatnya.

Beban Persija juga lebih berat, menurut Ismed. Status juara bertahan, dilanjutkan Ismed, menjadi PR terberat Persija di musim ini.

“Seperti pepatah yang mengatakan, mempertahankan lebih sulit ketimbang meraihnya. Kami termotivasi mempertahankan gelar, tapi tak mudah. Kami harus memberi bukti di setiap laga,” ujar Ismed.

Rentetan masalah jelang musim 2019 juga membuat Persija pusing. Eksodus sejumlah pemain seperti Jaime Xavier, hingga mundurnya Stefano Cugurra Rodrigues dari kursi pelatih, cukup membuat Persija kelimpungan.

Terlebih, Marko Simic sempat tersandung kasus hukum di kawasan Australia, dan membuatnya harus terlambat gabung dalam persiapan jelang musim baru.

“Butuh kerja keras karena tim ini dan manajemen baru bisa dibilang sudah di tengah jalan. Kami tetap yakin dalam upaya perbaikan, terutama sinergi dalam membentuk kebersamaan di tim,” kata CEO Persija, Ferry Paulus.