Kecewa Berat, Ini Warning Ketua Umum Persipura untuk Pelatih Luciano Leandro

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tommi Mano, kembali mengingatkan pelatih Luciano Leandro Gomes soal target tim pada Kompetisi Liga 1 2019, yakni minimal masuk tiga besar. Ini menyusul kekalahan mencolok Persipura 0-3 di tangan Persib Bandung Sabtu (18/5) malam lalu di Stadion Si Jalak Harupat.

“Persib memang secara kualitas materi dan persiapan jauh lebih lama daripada kami, tapi kekalahan 0-3 itu memang di luar dugaaan, terlalu mencolok. Padahal dalam pertandingan perdana ISL 2013 silam di kandang Persib, kami bisa menahan mereka 1-1,” kata Benhur, kemarin.

Kalaupun kalah, menurut Benhur, seharusnya tidak sebesar itu. “Paling kalah tipis 0-1 atau 0-2, mengingat empat kali kami pernah main imbang di Bandung. Kekalahan ini tentu saja menjadi bukti atau warning bagi jajaran pelatih Persipura untuk laga-laga selanjutnya,” pria yang juga Wali Kota Jayapura itu menambahkan.

Target Mutiara Hitam sebelumnya di kandang Persib menurut Benhur adalah minimal meraih poin. “Apalagi tahun 2019 ini target kami sudah jelas yaitu meraih posisi ketiga, bahkan kalau bisa kembali juara,” Benhur menegaskan.
Yang jelas, pria 53 tahun tersebut sangat menyesalkan kekalahan timnya.

“Laga perdana hasilnya seperti itu, kalah, tentu akan menentukan langkah tim berikutnya. Pelatih harus segera cari tahu apa yang harus dibenahi di tim. Apalagi beberapa laga kandang kami harus bermain di luar Kota Jayapura,” Benhur menegaskan.

Ini juga menjadi catatan buruk pertama yang dialami Mutiara Hitam di bawah kendali pelatih Luciano Leandro. Sebelumnya dalam 10 pertandingan perdana kompetisi mereka tidak pernah terkalahkan. Masing-masing menang empat kali dan seri enam kali baik dalam enam laga kandang maupun tandang sejak kompetisi ISL 2008/09.

“Agar kembali ke trek kemenangan, performa tim dan pemain, terutama kondisi fisik harus segera dibenahi. Dua gol terakhir Persib semuanya lahir pada babak kedua, sedangkan gol pertama pada akhir babak pertama. Artinya mereka tidak bisa main konsisten dalam dua babak,” ujar Luci, sapaan pelatih asal Brasil itu.

Ke depan sebelum lawan tuan rumah Persela di Lamongan (22/5), Luci berharap seluruh pemainnya tampil lebih fit. “Tentu menyikapi hasil buruk di Bandung, saya segera membenahi fisik pemain. Lawan Persela jangan pernah menganggap remeh, meskipun mereka baru kalah 1-5 dari Madura United,” Luci menegaskan.