Usulan Penggunaan VAR di Liga 1, Thoriq: Sekelas LCA Saja Belum

Wasit senior Indonesia yang sekaligus wasit FIFA, Thoriq Alkatiri, menyebut teknologi Video Assistant Referee (VAR) tak mudah untuk langsung diterapkan di Liga 1. Menurutnya, perlu perhitungan secara matang. Apalagi kompetisi sekelas Liga Champions Asia (LCA) belum menggunakannya.

Belakangan memang sempat ramai soal rencana penggunaan VAR pada Liga 1 2019. Bahkan klub-klub disebut siap patungan untuk mewujudkan hal tersebut.

Akan tetapi, Thoriq menyebut bahwa penerapan VAR tak bisa seperti membalikkan telapak tangan di sepak bola Indonesia. Bukan cuma peralatannya, tetapi lebih kepada wasit yang harus memiliki lisensi.

“VAR implementasinya susah. Perlu pelatihan yang baik. Sedangkan AFC saja dari 100 wasit elite, baru tahun ini melaksanakan kursus VAR kepada 30 wasit,” ungkap Thoriq saat dihubungi JawaPos.com.

Artinya, lanjut Thoriq, tidak semua mendapatkan pelatihan. “Sekelas Liga Champions Asia (LCA) saja belum menggunakan VAR,” imbuhnya.

Thoriq yang dinobatkan sebagai wasit terbaik pada Liga 1 2018 itu mengatakan harus ada proses persiapan yang matang untuk diterapkannya VAR di Indonesia. “Mulai dari aspek teknologi, fasilitas, dan SDM. Dari teknologi Setidaknya minimal membutuhkan 20 kamera,” tutup Thoriq.