Rekor Baru The Jakmania di Stadion GBK Bikin Panitia Rugi Banyak

PERSIJA Jakarta berhasil mengalahkan Shan United dengan skor telak 6-1 pada laga pamungkas Grup G AFC Cup 2019, Rabu (15/5/2019) kemarin, di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan.

Meski berhasil tampil trengginas, laga yang sudah tidak menentukan itu sepi peminat. Laga kemarin malam hanya dihadiri oleh sebanyak 8.633 suporter Persija, the Jakmania.

Ini merupakan rekor terbaru yang dicatatkan the Jakmania sebagai laga Persija dengan penonton paling sedikit ketika berlaga di Stadion GBK.

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Jakarta, Letnan Kolonel (Pom) TNI AU, Haen Rahmawan mengakui Panpel mengalami kerugian lantaran sepinya penonton pada laga kemarin malam.

“Ya seperti yang kita tahu kan harga sewa GBK itu mahal, ya jadi kalau penontonnya sepi begitu-lah (rugi). He-he-he,” kata Haen kepada Warta Kota, Kamis (16/5/2019).

Sebagai catatan, harga sewa stadion berkapasitas 70 ribu penonton ini memang menjadi yang termahal di Indonesia dengan mematok harga sewa Rp 450 juta.

Ditambah uang jaminan sebesar Rp 1,5 milyar, Persija total harus mengeluarkan Rp 1,950 Milyar untuk sekali memakai Stadion GBK.

Namun, lebih lanjut Haen juga belum bisa memastikan apa penyebab pasti menurunnya antusias the Jakmania untuk datang ke stadion melihat tim kebanggaannya bertanding.

“Kami (Panpel) juga belum tahu pasti kenapa (penonton sedikit). Mungkin karena laga kemarin malam sudah tidak menentukan, dan bukan weekend juga,”

Memang, laga Persija kontra Shan United sudah tidak menentukan bagi kedua tim setelah keduanya dipastikan gagal lolos dari Grup G AFC Cup 2019.

Persija dan Shan United hanya bercokol di posisi ketiga dan keempat dengan poin tujuh untuk Persija dan nihil poin untuk tim wakil Myanmar itu.

Sementara itu, Sekretaris UmumPengurus Pusat (PP) the Jakmania, Diky Soemarno menilai prestasi tim berjuluk Macan Kemayoran dan waktu kick off yang ‘kepagian’ menjadi faktor penentu sedikitnya penonton.

Lantaran pada Bulan Ramadan, menurut Diky the Jakmania kebanyakan fokus beribadah salat tarawih yang baru selesai pada pukul 21.00 WIB, sedangkan kick off pertandingan pukul 20.30 WIB.

“Mungkin karena prestasi Persija yang sedang menurun, lalu anak Jakmania juga banyak yang fokus ibadah tarawih. Mungkin kick off bisa dimundurkan menjadi jam 21.00 sebenarnya,” ungkap Diky kepada Warta Kota, Kamis (16/5/2019).

Diky juga membenarkan laga Persija kontra Shan United kemarin malam menjadi rekor terbaru yang dicatatkan the Jakmania di GBK sebagai pertandingan dengan penonton paling sedikit.

“Ya betul, rekor baru dengan penonton paling sedikit di GBK,” ucap Diky singkat.

Ironisnya, sebelumnya the Jakmania beberapa kali mencatatkan rekor sebagai penonton terbanyak dengan jumlah kehadiran sebanyak 60 ribu penonton lebih.

The Jakmania juga sampai saat ini masih tercatat sebagai pemegang rekor sebagai pencetak penonton terbanyak di AFC Cup debgan jumlah 62.198 saat menjamu Home United pada semifinal zona ASEAN AFC Cup 2018.

Sedangkan di kompetisi lokal, the Jakmania juga masih memegang rekor penonton terbanyak dengan jumlah 68.753 saat melakoni laga terakhir Liga 1 2018 melawan Mitra Kukar dan memastikan diri sebagai juara. (M17)