Pelatih Persib Tegaskan Hanya Mau Dipanggil Robert Alberts

Robert Alberts sudah membesut Persib Bandung sejak 3 Mei 2019. Praktis sejak itu, namanya kembali muncul ke permukaan. Setelah mengundurkan diri dari jabatan pelatih kepala PSM Makassar dengan alasan sakit, pada medio Januari 2019, kiprahnya tak lagi terdengar.

Namun, seiring jabatan barunya di Persib Bandung, namanya kembali menghiasi media massa dalam berbagai platform, baik cetak, online, hingga elektronik.

Pelatih asal Belanda itu tampaknya cukup mencermati pemberitaan dirinya yang ditulis kalangan media. Satu yang jadi perhatiannya adalah penulisan nama dirinya.

Melalui situs resmi Persib, Minggu (12/5/2019), ia menegaskan perihal itu. Mantan pelatih Sarawak FA dan Kedah FA ini menginginkan sekaligus media untuk menulis namanya dengan tepat, yakni Robert Alberts saja, alih-alih Robert Rene Alberts atau Rene Alberts.

Saat mengawali kiprah di Indonesia, pelatih yang kini berusia 64 tahun itu memang dikenal dengan Robert Rene Alberts. Namun, seiring waktu, ia meminta media “membuang” nama tengahnya, sehingga cukup Robert Alberts saja.

“Kalian cukup menuliskan atau memanggil saya dengan Robert Alberts. Jangan sertakan Rene, itu nama tengah yang tidak perlu dituliskan,” kata mantan arsitek tim Arema itu sembari tersenyum.

Sebenarnya, permintaan sama sudah pernah disampaikan Robert semasa membesut tim Juku Eja. Ketika itu ia juga meminta media cukup menulis namanya dengan Robert Alberts saja.

Di sisi lain, ia memilih tak menjelaskan alasan mengapa ia lebih menyukai penggunaan nama Robert Alberts alih-alih Robert Rene Alberts atau Rene Alberts.