Persebaya Surabaya Matangkan Skema 3-4-3

Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman mengaku masih membutuhkan waktu untuk mematangkan skema baru, meski mendulang kemenangan 2-1 atas Persela Lamongan dalam laga uji coba di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (11/5) malam WIB.

Dalam laga itu, Djadjang menerapkan skema 3-4-3 dengan menempatkan tiga bek sejajar, yakni Otavio Dutra, Hansamu Yama, dan Rachmat Irianto. Djadjang menilai ada keseimbangan antara bertahan dan menyerang.

“Jujur belum sepenuhnya puas, tapi sedikit menunjukkan ada harapan untuk memakai formasi ini. Mungkin di sisa waktu latihan kami akan lebih matangkan ini, karena kelihatannya cukup dimengerti pemain,” jelas Djanur, sapaan Djadjang.

“Hasilnya ada di babak pertama, hanya di awal saja ada satu-dua bolong. Tapi selebihnya saya pikir sudah cukup kuat di pertahanan, dan menyerang juga agak seimbang. Ada tusukan-tusukan yang membuat peluang di depan gawang lawan.”

Djanur juga merasa puas dengan kesempatan barisan pemain muda yang baru promosi dari tim Persebaya U-19. Meski baru pertama kali tampil bersama seniornya, eks mereka memunculkan secercah harapan.

“Saya bisa mencoba tiga pemain muda dari U-19 Persebaya. Semuanya diturunkan walaupun durasinya kurang dari 15 menit, tapi mereka menunjukkan, memiliki harapan. Mereka masih muda, tidak kelihatan canggung bermain dengan seniornya, dan ini menjadi sinyal baik buat Persebaya,” beber Djanur.

“Saya bisa mencoba beberapa pemain dengan komposisi berbeda di babak pertama dan kedua, walaupun masih belum sepenuhnya puas. Masih ada kesalahan di sana-sini, dan dalam waktu yang singkat mungkin bisa diperbaiki.”

Sementara itu, Persebaya memperkenalkan penggawa Garuda Select, Muhammad Supriadi, ke dalam skuad musim 2019. Mantan penyerang timnas Indonesia U-16 itu diharapkan menambah daya gedor lini depan Persebaya.

“Membela Persebaya adalah cita-cita saya. Saya bangga bisa berseragam Persebaya tahun ini. Doakan saya sukses, dan bisa mengantarkan Persebaya juara,” kata Supriadi. (gk-62)