Peringatan Terakhir Persija untuk Marko Simic

Manajemen Persija Jakarta melontarkan ultimatum kepada striker asingnya, Marko Simic. Usai tiba di Jakarta, Kamis 9 Mei 2019, Simic diminta manajemen Persija untuk tak lagi bertingkah buruk.

Label bad boy memang lekat dengan Simic. Beberapa kali, dia terlibat kasus di luar lapangan.

Mulai dari adanya isu pelecehan terhadap pedangdut manis asal Surabaya, Via Vallen. Berlanjut ke kasus kecelakaannya yang menabrak mobil patroli polisi.

Hingga terbaru, kasus pelecehan terhadap seorang wanita di pesawat yang mengharuskannya ikut dalam persidangan di Sydney, Australia.

Tiga kasus ini sudah cukup bagi Simic. Dan sebenarnya, manajemen Persija sudah cukup gerah dengan tingkah laku Simic.

CEO Persija, Ferry Paulus, memberikan peringatan kepada Simic. Kasus di Australia, menjadi yang terakhir bagi Simic. Jika tidak, Simic bisa saja didepak.

“Ini peringatan terakhir buat dia. Dalam satu atau dua hari ini kami akan bicara soal kasus terakhir,” kata Ferry.

“Kasus terakhir, dia berperilaku tak baik. Tak boleh lagi terjadi, cerita seperti ini. Sangat tak bagus untuk Persija,” lanjutnya.