Alasan Foto Aji Santoso Ikut Diarak Saat Launching Arema

Ada yang aneh dalam proses launching Arema di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang (4/5/2019). Ada foto dua pelatih yang diarak keliling lapangan, yakni foto pelatih saat ini, Milomir Seslija, dan pelatih musim 2017, Aji Santoso.

Sekarang, Aji merupakan pelatih Persela Lamongan. Tetapi, mengapa foto Aji ikut dibawa keliling lapangan?

Ternyata, acara itu merupakan perayaan Arema menjadi juara Piala Presiden 2019 yang diwujudkan dalam bentuk jalan kaki keliling lapangan sambil bernyanyi, atau yang biasa disebut corteo.

Foto Aji yang dicetak berukuran lumayan besar, dibawa karena dia juga berhasil mempersembahkan gelar juara Piala Presiden 2017 sehingga dia disandingkan dengan Milomir Seslija, yang berhasil meraih trofi itu kembali musim 2019 ini.

“Aksi corteo itu memang untuk perayaan puncak juara Piala Presiden. Trofi juga dibawa. Itu merupakan kreasi Aremania yang jadi relawan,” jelas Sudarmaji, Media Officer Arema.

Meski Aji Santoso dikenang dalam perayaan juara Piala Presiden, kebersamaannya sebagai pelatih kepala musim 2017 tak berlangsung lama. Dia mundur di tengah jalan setelah prestasi Arema tak stabil.

Meski demikian, Aremania tetap memberikan apresiasi terhadap apa yang sudah diberikan Aji untuk Arema. Selain itu, dia juga masuk jajaran legenda tim Arema semasa jadi pemain.

Aji juga jadi pelopor peremajaan tim Singo Edan. Di masanya, dia merekrut pemain muda seperti Nasir, M. Rafli, dan Hanif Sjahbandi yang masih bertahan hingga saat ini.

Striker Dedik Setiawan juga banyak dapat kesempatan main di era Aji sehingga pelatih asal Malang itu sudah menaruh fondasi terhadap tim Arema saat ini.

Kembali ke aksi corteo, foto Aji dan Milo dibawa keliling menjelang kick-off uji coba sebagai penutup launching tim dan jersey Arema.

Aremania berjumlah 100 lebih personel dari berbagai kalangan tampak antusias. Dengan memakai atribut lengkap, mereka bernyanyi, membentangkan syal memutari lapangan. Aremania yang ada di tribune penonton juga menyambut aksi itu dengan tepuk tangan.