Pelatih Bali United: Wasit Kurang Bisa Kontrol Pemain

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra, mewajari anak asuhannya tampil emosi saat melawan Persija Jakarta di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (5/5). Kepemimpinan wasit Handri Kristanto yang jadi penyebabnya.

Dalam pertandingan tersebut Bali United, menyerah satu gol tanpa balas. Secara agregat memang kedua tim imbang 2-2, namun Persija berhak lolos ke semi-final karena unggul gol tandang.

Berulang kali, pemain Bali United memprotes keputusan wasit. Satu di antaranya saat pengadil lapangan memberikan penalti untuk Persija pada menit ke-56, yang dieksekusi dengan sempurna oleh Ismed Sofyan.

Bahkan Stefano Lilipaly, hingga membuka jerseynya dan membantingnya ke tanah saat injury time babak kedua. Hal ini karena ia merasa kesal dengan keputusan wasit yang memberikan tendangan bebas untuk Persija.

“Seperti yang saya bilang sebelum adanya penalti kami main bagus. Tapi, setelah itu para pemain kami jadi emosi di lapangan,” ujar pria yang karib disapa Teco tersebut selepas laga.

“Saya lihat wasit kurang bisa mengontrol pemain. Tapi kami dari Bali United respek dengan pemain-pemain Persija,” tambah sosok berpaspor Brasil tersebut.

Sementara itu, Persija pada babak semi-final akan menghadapi Borneo FC. Babak semi-final akan berlangsung dalam dua leg yang dilaksanakan pada Juni nanti.