Prediksi PSM vs Home United: Duel Penting untuk Pastikan Tiket ke Semifinal Zonal ASEAN

PSM Makassar butuh kemenangan saat menjamu Home United pada laga kelima Grup H Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (30/4/2019). Bila tiga poin terwujud, Juku Eja dipastikan menjadi juara grup sekaligus meraih tiket otomatis ke semifinal zonal Asia Tenggara Piala AFC 2019.

Saat ini, PSM bertengger di puncak klasemen dengan 8 poin, unggul satu poin dari Home United yang berada di peringkat kedua Grup H Piala AFC 2019.

“Kami ingin mengakhiri penyisihan Grup H dengan status juara. Menghadapi Home United jadi jalan buat kami mewujudkannya,” tegas pelatih PSM, Darije Kalezic.

Berada di atas angin tidak membuat PSM gampang meraih tiga poin atas Home United. Pada pertandingan ini, Juku Eja tidak diperkuat mesin golnya, Eero Markkanen yang terkena akumulasi kartu kuning.

Tidak hanya itu, lini belakang juga bermasalah menyusul absennya bek Abdul Rahman karena diganjar kartu merah saat dijamu Kaya FC (17/4/2019).

Situasi ini jelas membuat Darije harus berpikir keras untuk mencari solusi. Memang ada Guy Junior yang bisa dimainkan untuk mengganti peran Markkanen. Tapi, belakangan sentuhan Guy Junior agak melempem karena lebih banyak jadi penghias bangku cadangan.

Bisa jadi, Darije mendorong Wiljan Pluim sebagai striker. Sedang peran sang kapten di lini tengah bisa diisi oleh Asnawi Mangkulam atau M. Arfan.

Sementara di lini belakang, Darije memilih Munhar sebagai opsi pengganti Abdul Rahman. Mantan bek stoper Madura United ini akan berduet dengan Aaron Evans sebagai ‘benteng’ bagi kiper PSM, Rivki Mokodompit.

Meski optimistis, Darije merasa perlu mengingatkan skuatnya agar waspada. Modal bermain imbang 1-1 di markas Home United lalu tidak bisa dijadikan acuan. Apalagi, berbeda pada pertemuan pertama, Home United kali ini sudah bisa menurunkan pemain asingnya, seperti Song In-Young (Korea Selatan) yang mencetak dua dari tiga gol Home United ke gawang Lao Toyota pada laga terakhir mereka 17 April 2019.

“Kami tentu tak ingin mengulang kesalahan sama seperti pada pertemuan pertama. Kami harus fokus pada pertandingan nanti,” tegas Darije.

Sementara itu, di lain pihak pelatih Home United, Noh Rahman, menegaskan skuatnya datang ke Stadion Pakansari untuk memenangi pertandingan.

Noh Rahman yang menggantikan peran pelatih sebelumnya, Saswadimata Dasuki, mengaku sudah melihat sejumlah rekaman pertandingan PSM di Piala AFC 2019, Piala Presiden 2019 dan Piala Indonesia 2018, termasuk saat dikalahkan Bhayangkara FC, Sabtu (27/4/2019).

“Persiapan kami ke Indonesia terbilang terbatas karena Home United juga bermain di Liga Singapura. Tapi, saya tidak ingin menjadikan ini alasan karena PSM juga mengalami kondisi yang sama,” kata Noh Rahman.

Hal senada dikatakan pilar Home United, Izzdin Shafiq. Menurutnya, pertandingan nanti bakal berlangsung dengan tensi tinggi karena kedua tim sama-sama memburu kemenangan.

“Secara kualitas materi PSM lebih baik dari Home United. Tapi, situasi ini justru membuat kami termotivasi untuk menang,” papar Shafiq.

Moral pemain Home United memang tengah meninggi usai dua kali menang beruntun atas Lao Toyota. Apalagi tambahan enam poin mengantar Home United kembali bisa bersaing di klasemen Grup H Piala AFC 2019.