Nasib Silvio Escobar di Ujung Tanduk

NASIB penyerang Persija Jakarta, Silvio Escobar, di ujung tanduk setelah striker asal Paraguay ini tidak juga mendapat tempat di hati Pelatih Ivan Kolev.

Nama Escobar sudah tidak dimasukan ke dalam daftar skuad Macan Kemayoran dalam tiga pertandingan terakhir, baik di Piala AFC 2019 aupun Piala Presiden.

Hal itu lantaran dari enam penampilannya bersama Persija, Escobar belum juga menjawab kepercayaan Kolev lewat gol.

“Saya sudah beri kesempatan Escobar enam kali main. Tapi dia tidak cetak satu gol pun,” kata Kolev kepada Harian Super Ball.

“Bahkan sebagai striker, dia jarang sekali mencatatkan tembakan ke gawang. Mau bagaimana lagi” tambah pelatih asal Bulgaria itu.

Selain mandul, proses naturalisasi Escobar juga tak kunjung menemui titik terang.

Escobar yang digadang-gadang menjadi opsi pemain naturalisasi dan didaftarkan sebagai pemain lokal Persija, posisinya terancam sebab kuota pemain asing Persija sudah penuh.

Jika sampai waktu kick-off Liga 1 2019 pada 15 Mei dia belum juga mengantongi naturalisasi, maka eks pemain Perseru Serui itu dipastikan akan hengkang.

“Sekarang proses naturalisasi sedang terhambat. Bahkan, berkasnya masih di meja Departmen Ketenagakerjaan, karena mereka pada berhenti semua pascapemilu,” beber CEO Persija, Ferry Paulus.

“Kalau tidak naturalisasi, kemungkinan Escobar out karena kuota pemain asing Persija sudah full,” imbuh pengusaha asal Manado itu

Persija sudah memenuhi empat kuota pemain asing yaitu tiga pemain non-Asia ditambah satu pemain asing Asia.

Mereka adalah Marko Simic (Kroasia), Steven Paulle (Prancis), Bruno Matos (Brasil), dan Rohit Chand (Nepal).